KOMA.ID, JAKARTA – Film Empat Musim Pertiwi mulai memperkenalkan kisah tokoh utamanya melalui official teaser trailer yang dirilis Forka Films. Film yang ditulis sekaligus disutradarai Kamila Andini dan diproduseri Ifa Isfansyah tersebut menampilkan Putri Marino sebagai Pertiwi, seorang perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah dua dekade meninggalkan tempat tersebut.
Namun, kepulangan Pertiwi justru menghadirkan persoalan baru. Alih-alih disambut hangat, ia harus berhadapan dengan tatapan curiga, penolakan, serta sikap orang-orang terdekat yang seolah masih menyimpan persoalan dari masa lalu.
Dalam teaser, Pertiwi digambarkan sebagai perempuan yang membawa luka dan trauma mendalam. Bahkan, kedua orangtuanya terlihat seperti tidak menginginkan dirinya kembali ke rumah.
Kehadiran Pertiwi juga membuat warga sekitar terus memperhatikan setiap gerak-geriknya. Kemarahan, kekecewaan, dan kepahitan dari masa lalu perlahan kembali muncul sehingga kepulangannya terasa seperti ancaman bagi lingkungan tempat ia dibesarkan.
Kamila Andini mengatakan teaser tersebut memberikan gambaran awal mengenai sosok Pertiwi yang memiliki karakter kuat sekaligus menyimpan trauma.
PPHUI dan Kemnaker Gelar Madfest Merah Putih 2026, Lima Film Pendek Kelas Pekerja Raih Penghargaan
“Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apapun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apapun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri,” ujar Kamila.
Reuni Kamila Andini dan Putri Marino
Empat Musim Pertiwi sekaligus menjadi reuni Kamila Andini dengan Putri Marino setelah keduanya terlibat dalam serial Gadis Kretek.
Kolaborasi tersebut kembali mempertemukan sejumlah kru yang sebelumnya bekerja dalam proyek yang sama. Mereka di antaranya sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, serta editor Ahmad Fesdi Anggoro.
Selain Putri Marino, film ini juga menampilkan Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan.
Teaser trailer turut memperlihatkan Bromo sebagai salah satu latar penting dalam cerita. Lanskap kawasan tersebut menjadi bagian dari dunia yang dibangun dalam film.
Produser Ifa Isfansyah mengungkapkan, gagasan Empat Musim Pertiwi sebenarnya telah mulai berkembang sejak 2017. Menurutnya, Bromo menjadi salah satu pemantik awal lahirnya ide cerita tersebut.
“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek,” kata Ifa.
Kisah Kepulangan dan Masa Lalu Pertiwi
Sebelum merilis official teaser trailer, Forka Films juga telah memperkenalkan official teaser poster yang menampilkan sosok Pertiwi dari jarak dekat.
Film ini akan mengikuti perjalanan Pertiwi setelah 20 tahun meninggalkan kampung halamannya. Kepulangannya menjadi awal dari perjalanan untuk menghadapi kembali masa lalu yang pernah membawa hidupnya ke titik gelap, termasuk pengalaman di balik jeruji penjara.
Dalam perjalanan tersebut, Pertiwi berusaha menghadapi berbagai luka dan persoalan yang selama ini membayangi hidupnya hingga menemukan jalan menuju kehidupan yang lebih terang.
Empat Musim Pertiwi diproduksi Forka Films dengan dukungan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros.
Film tersebut dijadwalkan mulai tayang di jaringan bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.














