Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Deretan Capres dan Cawapres yang Direkomendasikan Partai Buruh

×

Deretan Capres dan Cawapres yang Direkomendasikan Partai Buruh

Sebarkan artikel ini
Said Iqbal Presiden Partai Buruh
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Koma.id Rapat Kerja Nasional Partai Buruh menghasilkan beberapa nama calon presiden dan calon wakil presiden yang direkomendasikan pada pilpres 2024.

Keempat nama itu, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bakal capres Partai Nasdem Anies Baswedan, Said Iqbal, dan Najwa Shihab.

Silakan gulirkan ke bawah

“Dengan demikian Rakernas Partai Buruh akan merekomendasikan 4 nama calon presiden dan 4 calon wakil presiden. Untuk nama calon presiden beredar, yaitu Ganjar Pranowo didukung oleh 15 provinsi dan Anies Baswedan 6 provinsi. Untuk calon presiden alternatif Said Iqbal didukung oleh 14 provinsi, Najwa Shihab 3 provinsi,” kata Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam konferensi pers.

Ia mengatakan, pihaknya akan berjuang di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah ketentuan presidential threshold menjadi nol persen.

“Untuk capres alternatif akan berjuang mengajukan judicial review terhadap UU presidential treshold karena calon alternatif hanya bisa kalau UU presidential treshold dihapuskan menjadi nol persen,” ujarnya.

Selain itu, Partai Buruh juga menghasilkan rekomendasi 4 nama calon wakil presiden. Mereka adalah Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid, Menko Polhukam Mahfud Md, Said Iqbal, dan Najwa Shihab.

“Untuk 4 nama cawapres yg direkomendasi, Arsjad Rasjid 21 provinsi, Said Iqbal 7 provinsi, Mahfud Md 3 provinsi, Najwa Shihab 3 provinsi. Itu tidak menutup nama-nama lain (yang mungkin muncul),” ujarmya.

Iqbal mengatakan seluruh nama-nama capres dan cawapres yang muncul ini akan dibawa ke Konvensi Partai Buruh. Namun, ia belum menjelaskan kapan akan pelaksanaan konvensi itu akan berlangsung.

“4 nama capres dan 4 nama cawapres hasil rekomendasi rakernas Partai Buruh akan dibawa ke dalam Konvensi Partai Buruh tentang capres dan cawapres dengan didahului bertanya dengan nama-nama tersebut apakah mereka bersedia,” ujarnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.