Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKesehatan

Program MBG Dievaluasi Usai Kasus Keracunan di Karo

×

Program MBG Dievaluasi Usai Kasus Keracunan di Karo

Sebarkan artikel ini
Gibran Korban Bgn Karo

Koma.id | Karo – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi anak-anak korban keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/09). Dalam kunjungan itu, Gibran menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah.

Kunjungan dilakukan setelah sejumlah anak menjalani perawatan akibat keracunan makanan dalam program MBG. Gibran menegaskan kesehatan anak merupakan prioritas utama agar mereka dapat segera pulih dan kembali bersekolah.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya hadir di sini karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga mereka bisa kembali pulih,” ujarnya.

Sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, MBG disebut terus dievaluasi dan disempurnakan. Gibran memastikan masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Hal ini sedang dievaluasi oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Semua keluhan serta masukan Bapak Ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut,” tegasnya.

“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Gibran.

Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyerap aspirasi warga di lobi rumah sakit. Sejumlah orang tua menyampaikan keluhan terkait kebutuhan obat hingga kondisi anak yang masih mengalami gejala pasca-keracunan. Seorang ibu menceritakan anaknya yang sempat dirawat akibat keracunan MBG masih sering mengalami mual.

Menanggapi hal tersebut, Gibran memastikan setiap keluhan akan ditindaklanjuti.

“Tadi saya datangi satu-satu Bapak, Ibu, semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, sedang kami penuhi semua sesuai izin dari orang tua. Kami pastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,” katanya.

Kasus keracunan MBG di Karo menjadi bagian dari evaluasi besar terhadap pelaksanaan program secara nasional. Pemerintah menegaskan prinsip zero tolerance terhadap insiden yang mengancam keselamatan anak-anak, dengan komitmen memperbaiki tata kelola dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.