KOMA.ID, JAKARTA – Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat sekaligus mantan Ketua Umum DPN Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Anas Urbaningrum memberikan komentar pasca reshuffle kabinet merah putih, khususnya di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Ia berpesan kepada Menteri Keuangan Suahasil Nazara agar lebih mengutamakan kerja produktif ketimbang terlalu banyak menyampaikan komentar di ruang publik.
Sebab kata Anas, pernyataan menteri keuangan yang terlalu sering mengomentari berbagai persoalan justru berpotensi menimbulkan kebingungan, baik di kalangan pasar maupun internal kementerian.
Menurut Anas, posisi Menteri Keuangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan negara. Karena itu, komunikasi publik yang disampaikan perlu dilakukan secara terukur dan tidak menimbulkan ketidakpastian.
“Menteri Keuangan musti lebih fokus produktif bekerja, bukan berkata-kata. Terlalu rajin komentar segala rupa bisa berpotensi membingungkan pasar. Juga anak buah sendiri,” kata Anas, Senin (15/9/2026).
Ia menekankan pentingnya Menteri Keuangan menjaga disiplin fiskal sekaligus mampu merespons dinamika ekonomi dengan kreativitas dan kecepatan.
Anas juga mengingatkan agar jabatan publik tidak dijadikan sarana untuk membangun popularitas pribadi.
“Fokus pada disiplin fiskal, kreatif dan responsif serta mengutamakan produktivitas. Bukan menabung popularitas,” ujarnya.
Di sisi lain, Anas menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Suahasil Nazara. Ia berharap Menkeu dapat menghasilkan kinerja nyata selama menjalankan tugasnya mengelola keuangan negara.
“Selamat bertugas Pak Suahasil Nazara. Semoga bisa ‘swa hasil’,” kata Anas.
Selain persoalan produktivitas, Anas menilai koordinasi antar-pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan keuangan negara.
Ia berharap Menteri Keuangan dapat membangun kerja sama yang kompak dan solid dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan negara.
“Apalagi kompak dan solid koordinatif dengan seluruh stake holder pengelolaan keuangan negara. Bagi kemanfaatan dan kemaslahatan rakyat,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan reshuffle pada Kabinet Merah Putih. Di mana Menteri Keuangan yang sebelumnya diemban oleh Purbaya Yudhi Sadewa kini dipindahkan kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Dengan dilantiknya Suahasil di Istana Negara Jakarta sebagai Menteri Keuangan, maka berakhirlah kewenangan Purbaya sebagai bendahara negara.
Dalam sumpah jabatannya, Suahasil menyatakan siap menjalankan tugas amanat baru tersebut dengan sungguh-sungguh dan patuh pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
“Demi Tuhan saya berjanji. Bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Suahasil Nazara mengikuti ucapan Prabowo.













