KOMA.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) resmi membentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPEDA Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Jambi. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan organisasi serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan desa di berbagai daerah di Indonesia.
Pembentukan ketiga DPW tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) DPN SPEDA yang diserahkan kepada para Ketua Umum DPW Alif Nahdatul Akbar (Sulteng), Muh. Yunus (Sulbar), Mizaturrahmah (Jambi) beserta jajaran pengurus.
Langkah ini menjadi komitmen organisasi untuk menghadirkan wadah bagi generasi muda desa agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi pedesaan.
Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, mengatakan bahwa pembentukan DPW Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Jambi merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional organisasi.
“SPEDA terus memperluas konsolidasi hingga ke seluruh provinsi. Kami ingin memastikan pemuda desa memiliki ruang untuk berkolaborasi, berinovasi, dan menjadi bagian dari solusi dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” ujar Fadli kepada awak media, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menambahkan bahwa setiap DPW diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, sekaligus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Kami percaya masa depan Indonesia dimulai dari desa. Karena itu, SPEDA akan terus mendorong lahirnya kader-kader muda yang memiliki integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian untuk kemajuan desa,” tegasnya.
Dengan terbentuknya DPW SPEDA Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Jambi, DPN SPEDA optimistis gerakan pemberdayaan pemuda desa akan semakin masif, sehingga mampu mendukung berbagai program pembangunan nasional yang berorientasi pada kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.











