KOMA.ID, JAKARTA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Cucun Ahmad Syamsurijal menilai sistem screening kesehatan jemaah haji tahun ini menunjukkan hasil yang jauh lebih baik dibanding musim haji sebelumnya. Hal itu terlihat dari menurunnya angka jemaah wafat selama proses ibadah haji berlangsung.
Hingga tahap evaluasi di Madinah, jumlah jemaah Indonesia yang wafat tercatat sekitar 15 orang. Angka tersebut disebut mengalami penurunan dibanding penyelenggaraan haji tahun lalu.
“Angka wafat menurun dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan screening dan penanganan kesehatan dilakukan dengan sangat baik sejak keberangkatan,” kata Cucun dalam konferensi pers di Kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, Arab Saudi, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pemerintah kini menerapkan proses seleksi kesehatan yang lebih ketat, khususnya terhadap calon jemaah dengan risiko kesehatan tinggi. Langkah itu dinilai efektif menekan potensi gangguan kesehatan serius selama pelaksanaan ibadah haji.
Cucun menjelaskan, saat ini hanya tersisa sekitar 13 jemaah dengan kondisi fisik tertentu yang membutuhkan safari wukuf maupun badal ibadah karena keterbatasan kesehatan.
Sementara itu, tim pelayanan kesehatan haji menjelaskan proses screening dilakukan secara berlapis sejak masih di Indonesia. Pemeriksaan meliputi wawancara medis, evaluasi aktivitas harian, hingga kondisi mental dan kemampuan kognitif jemaah.
“Data istitha’ah kesehatan menjadi dasar kami melakukan evaluasi lanjutan dan pelayanan di lapangan,” ujar perwakilan tim kesehatan haji.

Pemantauan kesehatan juga terus dilakukan setelah jemaah tiba di Arab Saudi. Pelayanan diberikan mulai dari tingkat kloter hingga rujukan ke rumah sakit Arab Saudi bagi jemaah yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Timwas Haji DPR menilai pendekatan preventif tersebut menjadi faktor penting dalam menekan risiko kesehatan jemaah, terutama menjelang fase puncak ibadah haji di Armuzna yang dikenal memiliki tingkat kelelahan tinggi.
Cucun menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai guna memastikan pelayanan kepada jemaah tetap berjalan optimal.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar pelayanan kepada jemaah tetap maksimal sampai seluruh rangkaian ibadah selesai,” pungkas Politikus PKB tersebut.












