Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

PBNU Putuskan Gelar Munas, Struktur Kepengurusan Dikembalikan

Views
×

PBNU Putuskan Gelar Munas, Struktur Kepengurusan Dikembalikan

Sebarkan artikel ini
PBNU Putuskan Gelar Munas, Struktur Kepengurusan Dikembalikan
Katib Aam Syuriyah PBNU Mohammad Nuh. (Foto/Istimewa)

Koma.id Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) sebagai bagian dari penataan kembali organisasi jelang Muktamar. Keputusan itu diambil dalam rapat pleno PBNU yang sekaligus menetapkan pengembalian struktur kepengurusan ke formasi semula.

Katib Aam Syuriyah PBNU Mohammad Nuh mengatakan, pleno memutuskan Yahya Cholil Staquf kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU. Struktur kepengurusan dikembalikan pada formasi 2024 setelah sebelumnya sempat mengalami penyesuaian.

Silakan gulirkan ke bawah

“Pleno juga memerintahkan pengurus untuk meninjau kembali Surat Keputusan, termasuk percepatan-percepatan yang selama ini ditunggu oleh pengurus di tingkat wilayah dan cabang,” kata Nuh.

Menurut Nuh, Munas dan Konbes menjadi agenda penting untuk menyiapkan berbagai materi strategis yang akan dibahas pada Muktamar mendatang. Salah satu isu krusial yang akan dibahas adalah pengembalian periodesasi Muktamar PBNU.

Ia menjelaskan, Muktamar PBNU sebelumnya yang digelar di Lampung terlaksana tidak sesuai jadwal akibat pandemi Covid-19. Karena itu, penataan ulang periodesasi dinilai perlu agar siklus kepemimpinan organisasi kembali ke jalur yang semestinya.

Permintaan pengembalian periodesasi Muktamar juga disampaikan Rais Aam Syuriyah PBNU Miftachul Akhyar dalam rapat pleno tersebut. Munas dan Konbes diharapkan menjadi forum konsolidasi untuk memastikan keputusan-keputusan strategis dapat dijalankan secara tertib.

Terkait waktu dan lokasi Muktamar, Nuh menyebutkan penetapannya akan diputuskan melalui mekanisme Munas dan Konbes. PBNU memperkirakan Muktamar akan digelar pada Juli atau Agustus mendatang.

Dengan keputusan ini, PBNU menegaskan langkah konsolidasi internal organisasi untuk memastikan agenda-agenda strategis berjalan sesuai konstitusi dan kebutuhan jam’iyah ke depan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.