Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Aksi Saling Serang Paslon dan Sindiran Kontroversial

Views
×

Aksi Saling Serang Paslon dan Sindiran Kontroversial

Sebarkan artikel ini
Aksi Saling Serang Paslon dan Sindiran Kontroversial

Koma.id Dalam atmosfer kampanye yang semakin memanas, aksi saling serang antar Pasangan Calon (Paslon) dan pendukungnya menjadi pemandangan biasa. Namun, kali ini, perang mulut di dunia politik tanah air mencapai puncaknya dengan sindiran kontroversial dari Calon Wakil Presiden Paslon Nomor 2, Gibran Rakabumi Raka, yang menyebut asam folat sebagai asam sulfat.

Pernyataan Gibran tersebut seketika menjadi viral di media sosial, memicu gelombang kritik dan cemoohan dari berbagai pihak. Isu ini pun kemudian terus digoreng oleh pihak yang tidak mendukung Paslon Nomor 2, terutama dari kubu Prabowo-Gibran. Tim Kampanye Nasional (TKN) terpaksa angkat bicara untuk mengklarifikasi pernyataan kontroversial tersebut, mencoba meredam dampak negatif yang mungkin timbul.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Calon Presiden Anies Baswedan tak tinggal diam. Ia memberikan sindiran tajam terkait pernyataan Gibran, menegaskan bahwa asam folat berasal dari tanaman, bukan dari bengkel. Komentar Anies ini semakin memanaskan persaingan di antara para calon.

Di sisi lain, Calon Presiden Ganjar Pranowo memilih untuk tidak merespons kontroversi tersebut. Ia tampak lebih fokus berkampanye di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sambil menyampaikan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas.

Tidak hanya itu, Cawapres Mahfud MD, melakukan langkah strategis dengan bertemu para ulama dan pimpinan pondok pesantren se-Jabodetabek. Pertemuan ini berlangsung di INews Tower, di mana Mahfud menjanjikan kesejahteraan bagi para ulama dan komitmen untuk memerhatikan pondok pesantren jika terpilih nantinya.

Dengan serangkaian peristiwa ini, dunia politik Indonesia semakin menyajikan drama yang menarik dan dinamis menjelang pemilihan presiden. Aksi saling serang, sindiran tajam, dan janji-janji politik menjadi bahan pembicaraan hangat di tengah masyarakat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.