Koma.id – YouTuber bernama Mazdjo Pray ikut berkomentar saol polemik safari Anies Baswedan di Aceh yang gagal mendapatkan izin menggunakan ruang terbuka beberapa waktu yang lalu.
Mazdjo Pray mengungkapkan dapat diduga NasDem dan Anies sedang menerapkan politik palying victim.
“Tanda-tanda NasDem memanfaatkan situasi dengan playing victim hahaha. Padahal itu biasanya Demokrat tapi NasDem sekarang ikut-ikutan playing victim,” kata Mazdjo Pray dikutip dari kanal Youtube 2045 TV, Minggu (4/12/2022).
Dia mengatakan bahkan selain Aceh dan Riau kemelut izin lokasi untuk safari politik itu terjadi juga di Tasikmalaya dan juga Ciamis.
“Apakah rangkaian kejadian ini adalah tanda-tanda penjelgalan politik? Atau apakah ada intervensi politik melalui proses perizinan pemakaian ruang publik di di daerah-daerah?,” papar dia.
DPR Dukung Usia Pensiun Polisi 60 Tahun
Ia juga menanggapi pernyataan Ketua DPP NasDem Wily Adity yang menyebut ada represifitas dalam rangkaian pencabutan izin itu. Represifitas itu banyak terjadi katanya karena tekanan dari pihak-pihak yang ingin menjegal Anies dan NasDem dalam safari politiknya menuju 2024 katanya.
“Seakan-akan dicabutnya izin penggungaan ruang publik maka demkrasi kita tercoreng dan kebebasan berpendapat telah mati. Ini pernyataan berlebihan dan lebay, tuduhan yang bombastis,” jelas dia.
“Pernyataan bombastis tentang perkara perizina hanya sekadar tong kosong nyaring bunyinya. Toh kemelut ini hanya masalah perizinan yang sangat teknis, receh, mau jadi capres kok kayak gini aja dibuat maslah besar bahkan cenderung di gede-gedein buat meraih simpati publik,” tandas dia lagi.













