Koma.id – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, membantah kabar yang menyebut dirinya mengundurkan diri dari jabatannya di tengah penyidikan dugaan korupsi pengadaan dan pasokan batu bara yang tengah ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.
Dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026), Febrie menegaskan hingga saat ini dirinya masih menjalankan tugas sebagai Jampidsus dan tetap melaksanakan seluruh tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
“Saya masih diperintah untuk menyelesaikan perkara-perkara yang sedang kami tangani,” ujar Febrie.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab isu yang beredar luas di media sosial maupun sejumlah pemberitaan yang menyebut dirinya telah mengajukan pengunduran diri menyusul penyidikan dugaan korupsi batu bara.
Febrie menegaskan, seluruh aktivitas penegakan hukum di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tetap berjalan normal. Ia memastikan proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga eksekusi perkara tetap dilakukan sebagaimana mestinya.
Kortas Tipidkor Polri Kembali Geledah Ruko Cipete, Lima Jam Disisir Lalu Digembok dan Dirantai
Ia juga menyatakan menghormati proses penyidikan yang sedang dilakukan Polri terhadap perkara dugaan korupsi pengadaan dan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Menurut Febrie, setiap aparat penegak hukum memiliki kewenangan masing-masing yang harus dihormati sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Terkait penggeledahan rumah pribadinya di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, yang dilakukan penyidik Kortas Tipidkor Polri, Febrie membenarkan bahwa rumah tersebut memang miliknya. Namun ia menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada penyidik.
“Saya menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.
Selain itu, Febrie juga membantah memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi batu bara yang disebut berkaitan dengan peristiwa pemadaman listrik (blackout). Menurutnya, dirinya tidak memahami alasan namanya dikaitkan dengan perkara tersebut.
Pernyataan Febrie menjadi klarifikasi pertama setelah beberapa hari terakhir namanya menjadi sorotan menyusul serangkaian penggeledahan yang dilakukan Kortas Tipidkor Polri di sejumlah lokasi dalam penyidikan tiga perkara dugaan korupsi, termasuk kasus pengadaan dan pasokan batu bara PLTU.











