Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiInternasional

Iran Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz Jika AS Terus Blokade Pelabuhan

Views
×

Iran Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz Jika AS Terus Blokade Pelabuhan

Sebarkan artikel ini
Kapal Tengker Minyak

Koma.id | Teheran – Pemerintah Iran mengancam akan kembali menutup Selat Hormuz apabila Amerika Serikat tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Ancaman ini disampaikan pada Sabtu (18/04), hanya beberapa jam setelah jalur vital perdagangan energi dunia itu dibuka kembali menyusul kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan akses Selat Hormuz bergantung pada sikap Washington.

Silakan gulirkan ke bawah

“Jika blokade berlanjut, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ghalibaf melalui akun X. Ia menambahkan bahwa seluruh transit di jalur tersebut akan berada di bawah kendali penuh otoritas Teheran dan hanya dapat dilakukan melalui rute yang ditentukan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan blokade yang dilakukan Angkatan Laut AS bersifat sementara dan akan dicabut setelah tercapai kesepakatan diplomatik dengan Iran, termasuk terkait program nuklir.

“Kami menjalani hari yang besar. Diskusi dengan delegasi Iran berjalan baik,” kata Trump kepada wartawan di Phoenix, Jumat (17/04).

Meski Selat Hormuz telah dibuka kembali untuk kapal komersial, ketidakpastian status jalur tersebut memicu kekhawatiran pasar energi. International Rescue Committee (IRC) memperingatkan dampak penutupan sebelumnya masih terasa, dengan penumpukan barang yang membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk diselesaikan.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Penutupan jalur ini sebelumnya menimbulkan lonjakan harga energi dan biaya transportasi global. Pembukaan kembali jalur pada Jumat (17/04) sempat menurunkan harga minyak lebih dari 11 persen, namun ancaman terbaru dari Iran kembali menambah ketidakpastian.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.