Koma.id– Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah tudingan bahwa aksi demonstrasi yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan atas pengkondisian atau arahan pemerintah. Pemerintah menegaskan menghormati seluruh bentuk penyampaian pendapat masyarakat, baik yang mendukung maupun mengkritik kebijakan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan hak menyampaikan pendapat dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu, pemerintah tidak membedakan antara kelompok yang pro maupun kontra terhadap program MBG.
“Terkait dengan dugaan ada pengkondisian dari pemerintah terhadap demo yang mendukung MBG, saya rasa itu tidak benar. Karena posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat, suara masyarakat baik yang pro maupun yang kontra,” kata Kurnia dikutip.
Menurut Kurnia, fokus pemerintah saat ini adalah melakukan pembenahan terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan bersama jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN).
“Pada intinya yang saat ini sedang pemerintah lakukan adalah berusaha berbenah diri dalam hal Program Makan Bergizi Gratis. Sembari itu juga perbaikan-perbaikan dilakukan oleh pimpinan BGN yang baru,” tuturnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul maraknya aksi massa di sejumlah daerah yang menyuarakan dukungan terhadap kelanjutan Program MBG dalam beberapa hari terakhir. Aksi dukungan itu muncul di tengah adanya demonstrasi mahasiswa dan sejumlah kelompok masyarakat yang menuntut evaluasi total terhadap program unggulan pemerintah tersebut.







