Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Airlangga Hartarto Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik Sebelum Juli 2026

Views
×

Airlangga Hartarto Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik Sebelum Juli 2026

Sebarkan artikel ini
Airlangga Hartarto Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik Sebelum Juli 2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto / Istimewa)

Koma.id Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah telah meminta PT PLN (Persero) segera menyelesaikan persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, PLN telah berkomitmen untuk mengembalikan kondisi sistem kelistrikan nasional ke kondisi normal sebelum Juni 2026 berakhir.

Silakan gulirkan ke bawah

Airlangga mengakui gangguan pasokan listrik tersebut memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat maupun kegiatan perekonomian. Karena itu, pemerintah telah melakukan koordinasi intensif dengan PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mempercepat penyelesaian masalah tersebut.

“Ya tentu sangat berpengaruh. Kami sudah minta PLN dan sudah kami rapatkan dengan Menteri ESDM. Harapannya Juni ini bisa diselesaikan,” ujar Airlangga, dikutip Kamis (25/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah keluhan masyarakat dan pelaku usaha akibat pemadaman bergilir yang sempat terjadi di sejumlah daerah di Jawa. Gangguan listrik dinilai menghambat aktivitas ekonomi, produksi industri, hingga layanan publik.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan Jawa mulai menunjukkan perbaikan. Menurutnya, sejak akhir pekan lalu frekuensi dan cakupan pemadaman bergilir telah berhasil diminimalkan seiring membaiknya pasokan dan keandalan sistem.

Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan kelistrikan tersebut. Ia menegaskan PLN saat ini melakukan pemantauan dan perbaikan secara menyeluruh selama 24 jam untuk memastikan pasokan listrik kembali stabil.

Menurut PLN, berbagai langkah perbaikan telah dilakukan, mulai dari penguatan rantai pasok energi primer, peningkatan keandalan pembangkit listrik milik PLN maupun mitra swasta, hingga pengawasan intensif terhadap sistem kelistrikan di wilayah Jawa.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menegaskan bahwa pasokan energi primer untuk pembangkit listrik berada dalam kondisi aman dan pemerintah tidak menginginkan pemadaman listrik bergilir terus berlanjut. Ia meminta PLN melakukan langkah komprehensif agar layanan kelistrikan kembali andal dan gangguan serupa tidak terulang.

Pemerintah berharap seluruh upaya perbaikan yang tengah dilakukan dapat mengembalikan keandalan sistem kelistrikan nasional sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat kembali berjalan normal tanpa terganggu pemadaman listrik bergilir.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.