Koma.id — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusum, menyampaikan bahwa langkah penghentian dilakukan sebagai bentuk mitigasi pasca kejadian longsor di area proyek.
“Area tersebut beserta lokasi yang berpotensi longsor telah kami sterilkan dan juga menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan,” kata Ferdyan, dikutip Minggu (3/5/2026).
Peninjauan Struktur Tanah
Saat ini, tim teknisi PLN tengah melakukan peninjauan untuk memetakan kondisi struktur tanah serta memastikan tingkat keamanan sebelum pekerjaan dilanjutkan.
PLN memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, mengingat longsor terjadi saat tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi proyek.
“Tidak ada korban jiwa atas bencana ini,” imbuhnya.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait turut melakukan pendataan serta pemetaan potensi kerawanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Proyek Strategis Nasional
PLTA Upper Cisokan merupakan proyek pembangkit listrik tenaga air tipe pumped storage yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur.
Proyek ini memiliki kapasitas terpasang sekitar 1.040 megawatt (MW) dengan empat unit turbin masing-masing berkapasitas 260 MW. Sistemnya dirancang untuk menyimpan sekaligus menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan dua waduk pada elevasi berbeda.
Dengan kapasitas besar dan teknologi tersebut, proyek ini digadang menjadi salah satu proyek strategis nasional yang berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.













