Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalOpini

Bukan Sekadar Angka di Rekening, Ini Makna Kekayaan Hakiki Menurut Hj. Sri Wahyuningsih

Views
×

Bukan Sekadar Angka di Rekening, Ini Makna Kekayaan Hakiki Menurut Hj. Sri Wahyuningsih

Sebarkan artikel ini
Ibu Ninong Duta Mulia Hj. Sri Wahyuningsih

Koma.id | Jakarta – Ramadhan telah berlalu, Syawal pun tiba. Namun, semangat berdoa dan berikhtiar tidak berhenti bersama berakhirnya bulan suci. Justru, Syawal menjadi momentum untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah ditempa selama Ramadhan, termasuk doa memohon rezeki halal dan kekayaan yang penuh berkah.

Allah SWT menegaskan dalam surah Hud ayat 6: “Dan tidak satupun makhluk bergerak di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya…” Sebuah janji yang menenangkan, sekaligus mengingatkan bahwa rezeki adalah takdir muallaq, bisa berubah melalui doa dan usaha.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Hj. Sri Wahyuningsih, atau akrab disapa Ibu Ninong, owner Travel Duta Mulia, doa adalah kunci keberkahan yang harus terus diamalkan, bahkan setelah Ramadhan. “Syawal adalah bulan kemenangan. Jangan berhenti berdoa hanya karena Ramadhan usai. Justru di bulan ini kita diuji: apakah kebiasaan baik tetap terjaga. Rezeki halal itu bukan sekadar harta, tapi juga kesehatan, ketenangan, dan kesempatan berbuat baik,” ujarnya.

Lima Doa yang Bisa Diamalkan

  1. Doa Meminta Kekayaan “Ya Allah, cukupilah kehidupanku dengan rezeki-Mu yang halal, dan jauhkanlah diriku dari sesuatu yang Engkau haramkan…”
  2. Doa Nabi Sulaiman AS “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku…”
  3. Doa Meminta Kekayaan yang Berkah “Ya Allah yang menghilangkan kegalauan, menyingkap kesedihan, dan mengabulkan doa orang-orang yang dalam kesempitan…”
  4. Doa Mohon Kemudahan Rezeki “Ya Allah, aku mohon limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, tanpa letih dan memberatkan…”
  5. Doa Meminta Rida atas Rezeki “Ya Allah, jadikanlah aku orang yang rida atas ketetapan-Mu serta berkahilah aku atas rezeki yang Engkau tentukan…”

Refleksi Syawal

Hj. Ninong menekankan bahwa doa-doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan energi spiritual yang menghubungkan manusia dengan Sang Pencipta. “Kekayaan yang halal dan berkah bukan hanya soal angka di rekening, tetapi tentang ketenangan batin, kebermanfaatan bagi sesama, dan keberkahan yang mengalir dalam setiap langkah hidup. Di bulan Syawal, mari kita teruskan kebiasaan baik Ramadhan agar hidup semakin bermakna,” tuturnya.

Syawal menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi menjaga konsistensi ibadah, doa, dan usaha. Sebab, sejatinya kekayaan bukan hanya apa yang kita miliki, tetapi juga apa yang kita syukuri.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.