Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Teknologi

Sasar Pasar India, Sarvam AI Resmi Luncurkan ‘Indus’: Model AI Berbahasa Lokal yang Revolusioner

Views
×

Sasar Pasar India, Sarvam AI Resmi Luncurkan ‘Indus’: Model AI Berbahasa Lokal yang Revolusioner

Sebarkan artikel ini
Indus dari Sarvam
Aplikasi chat Indus dari Sarvam.

KOMA.ID, NEW DELHI – Startup kecerdasan buatan (AI) asal India, Sarvam AI, resmi memperkenalkan Indus, model bahasa besar (Large Language Model) yang dirancang khusus untuk memahami konteks budaya dan linguistik India yang beragam. Langkah ini menandai babak baru dalam kedaulatan teknologi digital di Asia Selatan.

Berbeda dengan model AI global yang umumnya didominasi oleh data berbahasa Inggris, Indus dibangun dengan fokus utama pada bahasa-bahasa lokal India. Pada tahap awal, model ini dioptimalkan untuk bahasa Hindi dan bahasa Inggris versi India, sebelum nantinya diperluas ke puluhan bahasa daerah lainnya.

Silakan gulirkan ke bawah

Pihak manajemen Sarvam AI menjelaskan bahwa Indus bukan sekadar penerjemah, melainkan model yang memahami dialek, nuansa budaya, serta struktur kalimat yang sering digunakan oleh masyarakat India dalam kehidupan sehari-hari.

“Visi kami adalah memastikan bahwa AI tidak hanya menjadi milik segelintir orang yang fasih berbahasa Inggris, tetapi dapat diakses oleh jutaan orang dalam bahasa ibu mereka sendiri,” ujar Vivek Raghavan, Co-founder Sarvam AI, dalam keterangan resminya.

Peluncuran Indus juga menjadi jawaban atas tantangan biaya komputasi yang tinggi pada model AI Barat. Dengan ukuran parameter yang lebih ringkas namun efisien, Indus diklaim mampu berjalan dengan performa tinggi namun tetap hemat sumber daya.

Sarvam AI menekankan pentingnya membangun infrastruktur AI yang mandiri bagi India. Mereka menyebutkan bahwa penggunaan data lokal yang masif memungkinkan model ini memberikan respons yang lebih akurat dibandingkan model umum lainnya saat dihadapkan pada pertanyaan seputar hukum, tradisi, dan administrasi publik di India.

Pratyush Kumar, Co-founder Sarvam AI lainnya, menegaskan pentingnya relevansi lokal dalam pengembangan teknologi ini.

“Indus adalah bukti bahwa kita bisa membangun teknologi kelas dunia yang berakar pada kebutuhan spesifik masyarakat kita. Kami ingin AI menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang nyata di tingkat akar rumput,” tegas Pratyush.

Kehadiran Indus diharapkan dapat memicu adopsi AI yang lebih luas di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan hingga pendidikan di wilayah pedesaan India. Sarvam AI juga berencana membuka akses API bagi para pengembang lokal agar ekosistem aplikasi berbasis bahasa daerah dapat tumbuh lebih pesat.

Dengan dukungan pendanaan dari investor global seperti Lightspeed dan Peak XV, Sarvam AI kini berada di garis depan dalam perlombaan teknologi AI generatif di pasar berkembang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.