Koma.id | Kudus – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai kunci utama dalam mendorong transformasi pendidikan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam workshop pendidikan bertajuk Transformasi Pendidikan Melalui Pembelajaran Mendalam yang digelar di Hotel Griptha, Kudus, Jawa Tengah.
“Bila pembelajaran menyeluruh ini diaplikasikan dengan baik, proses transformasi pendidikan juga akan berjalan dengan baik,” ujar, Selasa (21/10).
Acara tersebut dihadiri oleh 150 guru dari Kabupaten Demak dan sekitarnya. Lestari, yang akrab disapa Rerie, menyampaikan bahwa tantangan pendidikan saat ini menuntut para pengajar untuk tidak hanya menyampaikan materi secara hafalan, tetapi juga membangun pemahaman mendalam dan kemandirian belajar siswa.
Menurutnya, pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan metode pendidikan holistik yang menekankan kemampuan guru dalam menjawab rasa ingin tahu peserta didik dan mendorong mereka berpikir kritis.
“Sasaran pembelajaran tidak lagi sebatas mampu menghafal, lebih dari itu peserta didik harus mampu memahami sebuah permasalahan secara mendalam,” tegas Rerie.
Workshop ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pendidikan, antara lain Widyaprada Ahli Utama Direktorat SD Kemendikdasmen RI Jumeri, Widyaprada Ahli Muda Kemendikbudristek Yohan Rubiyantoro, Anggota DPRD Kabupaten Demak Endang Susilowati, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Haris Wahyudi Ridwan.
Melalui kegiatan ini, MPR RI berharap para guru dapat memperkuat peran strategisnya dalam membentuk generasi penerus bangsa yang adaptif dan kompeten menghadapi perubahan zaman.









