Koma.id– Isu lama soal keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo masih terus bergulir. Pelapor Roy Suryo bersama pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi dan dokter Tifa mengklaim telah menerima salinan ijazah Jokowi dari KPU DKI Jakarta. Dokumen itu disebut-sebut sebagai bukti baru atau novum dalam dugaan kasus ijazah palsu.
Bonatua juga mengungkap bahwa proses permintaan salinan ijazah tersebut sempat dihambat oleh KPU dengan alasan privasi. Sementara itu, Roy Suryo menegaskan bahwa temuan tersebut akan segera disertakan dalam pelaporan kasus ke pihak berwenang.
Sementara itu, pakar hukum tata negara Prof. Jimly Asshiddiqie menilai persoalan ini telah keluar dari konteks hukum dan berubah menjadi isu politik yang tidak lagi jelas arah dan tujuannya.
Isu ini juga terus memanas tatkala kehadiran Presiden Jokowi dalam peringatan Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM, tempat ia disebut menempuh pendidikan.
Di samping itu, Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yoga Prabowo,
menekankan seski berbagai klarifikasi resmi telah disampaikan, sejumlah pihak dinilai tetap berupaya mencari celah untuk menggiring opini publik. Sehingga ia memprediksi bahwa isu ini kemungkinan besar akan terus dimunculkan hingga mendekati tahun politik 2029.







