Koma.id | Pidie Jaya – Sebanyak 166 calon jamaah haji asal Kabupaten Pidie Jaya yang tergabung dalam Kloter 5 BTJ dilepas secara resmi dalam sebuah prosesi penuh haru dan kekhidmatan di Masjid Agung Tgk Chiek Pante Geulima, Meureudu.
Suasana emosional mengiringi keberangkatan para jamaah, dengan tangisan dan pelukan dari keluarga yang melepas keberangkatan mereka menuju Asrama Haji Banda Aceh. Sebanyak enam unit bus Simpati Star digunakan untuk mengangkut para jamaah ke asrama sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, ST., MM., memimpin langsung prosesi pelepasan, didampingi sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah yang turut menyaksikan momen penuh makna tersebut.
Dalam sambutannya, Hasan Basri menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan calon tamu Allah yang telah lama menanti kesempatan beribadah haji. Ia mengajak para jamaah untuk menyambut perjalanan ini dengan kesungguhan dan keikhlasan.
“Mari kita sambut panggilan ini dengan hati yang bersih dan penuh khidmat. Labbaik Allahumma Labbaik,” ucapnya, mengutip kalimat talbiyah.
Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan, menjalin kebersamaan, serta memastikan niat ibadah tetap murni.
“Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi sebuah amanah spiritual. Semoga semuanya kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa haji yang mabrur,” pesannya.
Hasan Basri juga menitipkan harapan khusus agar para jamaah menyisipkan doa terbaik bagi Kabupaten Pidie Jaya, khususnya saat berada di Arafah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie Jaya, Mulyadi, M.Ag., menjelaskan bahwa rombongan jamaah akan memasuki Asrama Haji Banda Aceh pada pukul 20.00 WIB sebelum dijadwalkan terbang menuju Jeddah melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ) pada Kamis (22/5/2025).
Sementara itu, enam jamaah lainnya yang belum berangkat akan menyusul pada 28 Mei mendatang bersama Kloter 11. Mulyadi mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi fisik dan menerapkan pola makan yang teratur selama menjalani ibadah haji.
“Kerja sama dan saling membantu antarjamaah sangat diperlukan. Mari kita jaga stamina dan semangat ibadah hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya.








