Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pakar Sesalkan Penyanderaan Anggota Polisi oleh Pendemo, Jangan-jangan Ada Penyusup

Views
×

Pakar Sesalkan Penyanderaan Anggota Polisi oleh Pendemo, Jangan-jangan Ada Penyusup

Sebarkan artikel ini
fernando
Direktur eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando eMas.

Koma.id Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, menyesalkan adanya insiden penyanderaan anggota Polri oleh oknum demonsrtan.

Peristiwa tersebut terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (1/5/2025) dalam demonstrasi memperingati Hari Buruh sedunia.

Silakan gulirkan ke bawah

“Sangat disayangkan atas kejadian penyanderaan seseorang yang diduga intelijen Kepolisian oleh massa aksi mahasiswa ketika melakukan unjuk rasa memperingati Hari Buruh di Semarang,” ujar Fernando, Jumat (2/5/2025).

Fernando menegaskan perbuatan tersebut tidak patut dilakukan demonstran dalam melakukan aksinya.

“Sangat tidak patut aksi mahasiswa yang seharusnya lebih fokus pada aksi dan aspirasi yang disampaikan bukan melakukan hal yang tidak terpuji,” ujarnya.

Intelijen Kepolisian, kata Fernando, jika berada di tengah-tengah aksi massa tentu ingin menjalankan tugasnya agar aksi bisa berjalan dengan lancar dan damai.

“Tindakan tersebut tentu akan sangat mencederai aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Semarang,” tegasnya.

Fernando mencurigai demonstran tersebut atau massa yang melakukan penyanderaan telah disusupi oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan-jangan mereka sengaja disusupkan dalam aksi tersebut memang bertujuan untuk membuat tidak kondusif dan damai,” ujarnya.

“Sangat mungkin mereka sengaja ingin mempromosikan agar kegiatan aksi menjadi ricuh yang pada akhirnya ingin menyalahkan pihak Kepolisian,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.