Koma.id– Pada hari ini Rabu (16/10/2024) pukul 13.20 WIB, berlangsung aksi unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) di bawah Flyover Ladogi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Aksi ini dihadiri oleh sekitar 70 orang dengan tuntutan utama menolak pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Aksi tersebut dikoordinir oleh Andi Zuhum.
Para mahasiswa menggunakan berbagai alat peraga seperti toa, almamater BEM UBK, spanduk, dan empat ban bekas. Beberapa spanduk yang mereka bawa bertuliskan tuntutan penolakan terhadap Gibran, antara lain: “Kawal dan Tolak Gibran jadi Wakil Presiden #BEM UBK” dan “Tolak unsur-unsur Jokowi.” Mereka juga menyuarakan kritik keras terhadap menteri yang terindikasi korupsi.
Pada pukul 13.20 WIB, massa BEM UBK tiba di lokasi aksi secara aman dan kondusif.
Pukul 13.27 WIB , massa mulai melakukan protes terhadap keberadaan barrier taktis penyekatan yang dipasang oleh pihak kepolisian, dan kondisi masih terkendali.
Pukul 13.33 WIB, massa mulai melakukan blokade jalan sebagai bentuk protes. Pukul 13.34 WIB terjadi ketegangan antara peserta aksi dan polisi akibat pemblokiran jalan oleh pihak kepolisian.
Ilham, salah satu orator, menyuarakan kekecewaannya atas tindakan polisi yang menutup jalan, sehingga mereka tidak bisa menyampaikan aspirasi di depan gedung DPR/MPR RI.
Sementara Andi Zuhum, koordinator aksi, menuding pihak kepolisian membungkam mahasiswa.
Pukul 13.51 WIB – Massa melakukan aksi pembakaran ban bekas sebagai simbol protes. Pukul 14.12 WIB – Massa membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan lokasi melalui Flyover Ladogi.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan berakhir tanpa insiden besar.
Sementara itu mayoritas rakyat juga pakar hukum hingga pengamat menegaskan bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden harus dijalankan sesuai amanat konstitusi dan mandat rakyat. Pasalnya tidak relevan lagi adanya desakan untuk menolak atau menunda pelantikan Presiden dan wakil presiden.







