Koma.id– Menjelang pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah 2024, masyarakat diwarnai oleh berbagai narasi hoaks yang berusaha mendiskreditkan hubungan pasangan calon. Salah satu isu yang viral di media sosial adalah video yang menunjukkan interaksi antara Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dan Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, yang diklaim ‘ogah’ salaman dengan calon gubernur (cagub) Andika Perkasa.
Momen yang disoroti terjadi di sela kegiatan Deklarasi Kampanye Damai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2024, yang berlangsung di Kantor KPU Jateng, Jalan Veteran, Kota Semarang, pada Selasa (24/9/2024).
Video yang beredar luas di platform media sosial mengisahkan interaksi tidak menyenangkan antara para tokoh, menciptakan persepsi negatif di kalangan publik.
Namun, fakta sebenarnya berbeda jauh dari apa yang dipublikasikan. Awak media berhasil mendapatkan video utuh yang menunjukkan bahwa Andika Perkasa, Nana Sudjana, dan Kapolda Jateng justru saling berjabat tangan, bercengkerama, dan tertawa bersama di tengah suasana Deklarasi Kampanye Damai tersebut.
Momen kebersamaan ini menunjukkan adanya keharmonisan di antara mereka, yang jelas bertolak belakang dengan narasi hoaks yang beredar.
Hoaks seperti ini dapat merugikan tidak hanya pasangan calon, tetapi juga mengganggu proses demokrasi dengan menciptakan ketidakpercayaan di kalangan pemilih.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut. Dalam era digital yang serba cepat ini, kesadaran untuk mencari kebenaran adalah kunci dalam menjaga integritas proses pemilihan umum.













