Koma.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Timur mendorong tokoh masyarakat untuk mengedukasi pemilih jelang Pilkada Serentak 2024.
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Provinsi Kalimantan Timur diyakini memiliki potensi kerawanan tinggi. Salah satunya potensi golput atau golongan putih yang dikhawatirkan semakin bertambah.
Ketua FKUB Kalimantan Timur, KH Muhammad Rasyid mengatakan bahwa setiap pelaksanaan Pemilihan selalu diiringi dengan beragam konflik dan perseteruan.
Untuk itu, FKUB Kalimantan Timur mendorong tokoh masyarakat dan tokoh agama senantiasa mengedukasi pemilih guna terwujudnya Pilkada Serentak damai dan sukses.
“Kami mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bisa menyampaikan pesan kepada masing-masing kelompok masyarakat agar memahami perbedaan dalam demokrasi itu hal biasa. Setelah Pilkada harus kembali menjaga kerukunan hidup di masyarakat,” katanya, dikutip Kamis (4/7/2024).
Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan berlangsung pada 27 November mendatang. Sementara itu, hingga kini tahapan Pilkada yang masih berlangsung antara lain : pemutakhiran data pemilih hingga verifikasi syarat dukungan pasangan calon perseorangan yang akan berlangsung hingga pertengahan Agustus mendatang.












