Koma.id– Gelombang protes buruh terhadap rencana Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) terus mengguncang berbagai daerah di Indonesia. Pada hari Kamis (20/6/2024), ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) melakukan konvoi besar-besaran dan memblokade akses Tol Tangerang-Merak.
Aksi ini merupakan puncak dari penolakan keras mereka terhadap kebijakan yang dinilai merugikan hak-hak buruh.
Massa buruh mulai berkumpul sejak pagi hari di berbagai titik di Banten sebelum melakukan long march menuju Tol Tangerang-Merak. Mereka membawa spanduk dan berorasi, menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap Tapera.
Di tempat lain, di Kota Bandung, ratusan buruh dari berbagai aliansi juga melakukan aksi serupa. Mereka berkumpul di depan Gedung DPRD Jawa Barat, menuntut agar pemerintah daerah menyuarakan aspirasi mereka dan menolak implementasi Tapera. Massa membawa poster dan spanduk yang menuntut keadilan bagi buruh, sambil menyanyikan yel-yel perjuangan.
Tidak hanya di Banten dan Bandung, perlawanan terhadap Tapera semakin mengkristal di tingkat nasional. Kelompok Gebrak mengumumkan rencana aksi besar-besaran yang akan digelar pada 27 Juni 2024. Aksi ini akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia, dengan titik fokus utama di depan Istana Negara, Jakarta.
Penolakan terhadap Tapera mencerminkan ketidakpuasan mendalam dari kalangan buruh terhadap kebijakan perumahan ini. Mereka menilai Tapera tidak adil dan menambah beban finansial tanpa memberikan manfaat yang jelas.







