Gulir ke bawah!
Nasional

Mayat dalam Toren di Pondok Aren Ternyata Bandar Narkoba yang Kabur dari Polisi

4716
×

Mayat dalam Toren di Pondok Aren Ternyata Bandar Narkoba yang Kabur dari Polisi

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq menyatakan bahwa Devi Karmawan alias DK (27), semula hendak ditangkap polisi terkait kasus narkoba sebelum akhirnya ditemukan tewas di dalam toren.

Penangkapan terhadap Devi, pria yang berperan sebagai bandar narkoba jaringan lapas, merupakan pengembangan kasus yang melibatkan kurir bernama Abdul Aziz alias AA pada Sabtu (27/5/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

“Kemungkinan seperti itu (menghindari penangkapan), mengingat AA menunjukkan rumah kosongnya di mana dan posisinya, pada saat mau ke rumah kosong itu, kami melewati rumahnya DK,” kata Bambang saat ditemukan di Polsek Pondok Aren, Rabu (29/5/2024).

“Kami waktu itu belum tahu rumahnya DK, yang diketahui kami itu rumah kosong,” ujar Bambang melanjutkan.

Untuk diketahui, rumah kosong yang lokasinya dekat dengan kediaman Devi disebut sebagai tempat Devi, Azis, Perong (DPO) dan Dwi (DPO) menggunakan narkoba.

Meski tidak menemukan keberadaan Devi di rumah kosong tersebut, polisi membawa AA untuk menunjukkan kediaman Perong dan Dwi.

“(Perong dan Dwi) belum kami dapatkan, semua kami jadikan DPO, termasuk pada saat itu juga setelah kami mengetahui di rumahnya si DK kosong. Ya kita balik kanan,” kata Bambang.

Dua hari kemudian, Devi ditemukan tewas dalam toren di salah satu rumah warga pada Senin (28/5/2024).

Penemuan mayat bermula saat warga bernama Sutrisno bersama mertuanya, Abu Suud (60), mengecek toren di belakang rumah pada Senin (27/5/2024).

Pengecekan ini mereka lakukan setelah air di kamar mandi Sutrisno mengeluarkan aroma tidak sedap, keruh, licin, dan sedikit berbusa.

Mengingat Abu sudah berusia senja, Sutrisno pun memanjat penopang toren berbahan besi. Saat itu, dia memastikan, kondisi toren masih tertutup rapat.

“(Posisi toren) terkunci pada umumnya, tertutup. Saya buka penutup torennya itu dua sampai tiga kali putaran,” ungkap Sutrisno.

Saat pertama kali membuka penutupnya, aroma tak sedap menyeruak. Sekilas, Sutrisno melihat ke dalam toren ada sebuah benda seperti bantal.

Sutrisno pun turun dan digantikan oleh Abu. Tanpa ragu, Abu membuka penutup toren lebar-lebar dan ternyata di dalam terdapat pria yang sudah tidak bernyawa.

Kini, Devi telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Jaya, Selasa (28/5/2024).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.