Gulir ke bawah!
Nasional

Otorita IKN Soroti Pengelolaan Air Berkelanjutan Hingga Kerjasama Internasional

5371
×

Otorita IKN Soroti Pengelolaan Air Berkelanjutan Hingga Kerjasama Internasional

Sebarkan artikel ini

Koma.id, Bali – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, menyampaikan pidato di depan Bandung Spirit Water Summit, yang merupakan bagian dari rangkaian agenda World Water Forum ke-10 di BICC, Bali pada Selasa (21/05/2024).

Dalam pidatonya, Bambang Susantono menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan dan kesejahteraan, serta perlunya kerjasama internasional untuk memastikan akses terhadap air bersih dan aman bagi semua orang.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kita berkumpul hari ini untuk membahas isu yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan kita: air. Meskipun air sangat penting, akses terhadap air bersih dan aman masih menjadi tantangan bagi banyak orang di seluruh dunia. Untuk mengatasi tantangan ini, kita harus merangkul kerjasama internasional dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan hak asasi manusia,” kata Bambang Susantono, dikutip dari Humas OIKN.

Kepala Otorita IKN menjelaskan beberapa inisiatif yang telah dilakukan di Nusantara, untuk mengelola sumber daya air.

Salah satu upaya penting adalah pemberdayaan embung-embung atau cekungan retensi alami yang telah menjadi sumber air bersih bagi masyarakat setempat.

“Dalam banyak kasus, embung-embung ini terletak di daerah yang digunakan bersama oleh berbagai desa dan komunitas. Sebagai bagian dari Integrated Water Resources Management (IWRM) di Nusantara, pemerintah terus melibatkan berbagai kelompok dan komunitas dalam dialog dan konsultasi terkait pengelolaan embung-embung ini,” jelas Bambang Susantono.

Bambang Susantonojuga menekankan bahwa semangat kerjasama dan harmoni telah lama menjadi bagian dari masyarakat Nusantara.

“Suku-suku lokal seperti Balik, Paser, dan Dayak telah hidup berdampingan dengan harmonis dan melindungi sumber daya bersama, termasuk air,” tambah Bambang Susantono

Selain itu, Otorita IKN bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan internasional untuk menerapkan teknologi dan pengetahuan terbaru dalam pengelolaan air.

Salah satu konsep yang diimplementasikan adalah “sponge city” yang berbasis solusi alamiah untuk meningkatkan pasokan air bersih berkualitas tinggi dan memastikan keamanan air di Nusantara.

“Sebagai bagian dari pengembangan kota pintar Nusantara, kami juga menerapkan teknologi seperti Early Warning System untuk mengurangi korban jiwa dan meningkatkan ketahanan kota terhadap banjir,” jelas Bambang Susantono.

Diakui Bambang Susantono, tantangan dalam mengelola sumber daya air sangat besar, tetapi bukan tidak mungkin diatasi. Dengan merangkul prinsip-prinsip Semangat Bandung, kita dapat memastikan bahwa setiap orang memiliki akses terhadap air bersih dan aman.

“Saya mengajak kita semua untuk berkomitmen bekerja sama, melintasi batas dan wilayah, untuk melindungi sumber daya berharga ini bagi anak-anak kita,” ujar Bambang Susantono.

Pertemuan Bandung Spirit Water Summit dipimpin oleh Danilo Turk, mantan Presiden Slovenia. Dihadiri juga oleh beberapa panelis-panelis dari tokoh politik internasional seperti Xanana Gusmao, Perdana Menteri Republik Timor-Leste; Michelle Bachelet, mantan Presiden Chile; Jigmy Yoser Thinley, mantan Perdana Menteri Bhutan; Chandrika Kumaratunga, mantan Presiden Sri Lanka; Jan Kavan, mantan Deputi Perdana Menteri Ceko.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.