Gulir ke bawah!
Nasional

Menhub : WFH Bisa Jadi Antisipasi Dampak Buruk Arus Balik

19257
×

Menhub : WFH Bisa Jadi Antisipasi Dampak Buruk Arus Balik

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) perlu diberlakukan untuk mencegah dampak buruk akibat kepadatan lalu lintas saat arus balik Lebaran.

“Saya kemarin sudah rapat bersama Jasa Marga, memang pulangnya (arus balik Lebaran) akan naik dibandingkan keberangkatan. Tapi saya bilang itu, perlu diantisipasi sebagai mencegah dampak buruknya,” ucap Budi usai mengecek kesiapan arus balik lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dilansir Antara, Jumat, 12 April 2024.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurutnya, kebijakan WFH tersebut perlu diberlakukan sebagai mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas (lalin) kendaraan arus balik di momen yang bersamaan.

“Kalau selama ini kita liburnya sudah banyak, kalau libur melulu Indonesia gak produktif, tapi ini hak prerogatif pak Presiden untuk meluruskan rekomendasi WFH ini,” katanya.

Ia mengaku rekomendasi WFH ini telah didiskusikan oleh pihaknya untuk disampaikan kepada Presiden Jokowi. Budi berharap usulan itu bisa disetujui presiden.

“Saya kemarin sudah memutuskan rekomendasi (WFH) bersama Pak Menko dan Kakorlantas,” ucapnya.

Budi menambahkan untuk puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi bakal terjadi pada H+3 atau Minggu, 14 April 2024, dan H+4 atau Senin, 15 April 2024.

Kendati demikian, pihaknya pun meminta kepada masyarakat yang telah melaksanakan pulang kampung agar kembali ke Jakarta lebih awal sebelum puncak arus balik Lebaran.

“Kalau lusa atau Senin tidak janji, karena ini kemungkinan akan padat terutama di jalur darat. Saya anjurkan mudik balik itu harus besok jangan Minggu atau Senin,” ungkap dia.

Budi juga memastikan telah melakukan berbagai langkah dan upaya secara maksimal untuk melayani masyarakat selama angkutan arus mudik maupun balik Lebaran di semua lintas moda transportasi.

“Secara detail bagaimana mengatasi arus balik itu sudah kita siapkan dengan baik. Kalau di jalur udara atau laut praktis bisa dikendalikan,” kata dia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.