Gulir ke bawah!
Nasional

Arus Balik Mulai Padat, Korlantas Polri Lakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 70-KM 47

36680
×

Arus Balik Mulai Padat, Korlantas Polri Lakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 70-KM 47

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Jumat (12/4/2024) malam arus balik 2024 di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kenaikan.

Hal itu membuat Korlantas Polri memberlalukan Contraflow.

Silakan gulirkan ke bawah

Contraflow diberlakukan dari KM 70 sampai KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.

Contraflow itu dimulai pukul 19.30 WIB. Contraflow akan ditambah menjadi 2 lajur dan saat ini sedang proses pemasangan perambuan untuk jalur contraflow.

Korlantas Polri kemudian mengimbau agar tetap berhati-hati dalam berkendara.

“Tetap berhati-hati ya sahabat lantas, selalu perhatikan batas kecepatan kendaraan,” tulisnya.

“Dan pastikan pengendara dalam keadaan fit serta kondisi kendaraan yang prima,” sambungnya.

Contraflow ini bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.

Sistem rekayasa lalu lintas berupa one way dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cipali ditunda pada Jumat (12/4/2024) siang ini.

Sejatinya, sistem one way ini dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB, tetapi Korlantas Polri menundanya karena arus kendaraan dari timur ke barat Jawa masih di bawah ambang batas traffic counting.

“Ini masih belum signifikan, jadi kami memutuskan untuk one way dari 414 ke 72 sesuai jadwal jam 14.00 WIB ini sementara kami tidak laksanakan,” kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan.

Berdasar angka traffic counting, arus kendaraan Surabaya ke Yogyakarta dan Solo rata-rata masih di angka 1.178 kendaraan per tiga jam, sedangkan batasnya 2.800 kendaraan per jam.

Di KM 414, arus kendaraan masih di angka 1.220 kendaraan. Artinya, hal tersebut masih di bawah paramater 2.800 kendaraan per jamnya.

Kondisi ini juga terjadi di arus tol Jakarta-Cikampek serta tol Cipularang yang masih di bawah parameter.

“Kemudian kita ke (Tol) Palikanci di kilometer 211B ini untuk melihat ya kendaraan yang masuk dari Pejagan ya atau dari feeder-feeder yang ada setelah Kalikangkung ini angkanya juga masih di bawah parameter yang ada rata-ratanya ada di 881 kendaraan dari parameter 2.800,” ucap Aan.

“Jadi secara keseluruhan, masih berada di bawah parameter sampai tadi jam 10.00 ya. Kemudian trend-nya memang ada kenaikan di masing-masing traffic counting ada kenaikan ya namun ini masih belum signifikan,” sambung dia.

Atas hal tersebut, sistem one way ditunda pada pukul 14.00 WIB.

Aan juga berpesan kepada para pemudik agar menjaga kondisi tubuhnya dalam keadaan prima.

Apabila terasa lelah, berisitirahat terlebih dahulu dan jangan memaksakan untuk tetap berkendara. Bila memaksakan akibatnya bisa fatal.

“Apabila kalau kita tetap memaksa untuk berkendara, dan berdoa jangan lupa selamat kita kalau naik di angkutan umum pastikan angkutan umum yang resmi biar ya terjamin kendaraannya,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.