Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Beda Pendapat Sudirman Said & Ahmad Ali Bikin Meradang: Bukti Gonjang-ganjing di Tim AMIN??

Views
×

Beda Pendapat Sudirman Said & Ahmad Ali Bikin Meradang: Bukti Gonjang-ganjing di Tim AMIN??

Sebarkan artikel ini
Beda Pendapat Sudirman Said & Ahmad Ali Bikin Meradang: Bukti Gonjang-ganjing di Tim AMIN??

Koma.id – Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) sepertinya sedang mengalami perpecahan. Ini setelah co-captain timnas Amin, Sudirman Said menilai Wakil Ketua Umum yang menjabat sebagai Pelatih Kepala Timnas Amin, Ahmad Ali seperti anomali karena melontarkan ucapan-ucapan provokatif dan memancing keresahan bahkan di antara relawan dan partai-partai pengusung Anies-Muhaimin.

Sementara relawan Amin 2024 menilai langkah dan pernyataan Sudirman Said adalah sebuah pelanggaran alias off-side pada saat kompetisi menuju pemilihan presiden sedang berlangsung.

Silakan gulirkan ke bawah

“Tindakan Sudirman Said sudah offside, pertandingan masih berlangsung seharusnya barisan tim pemenangan fokus dulu untuk pemenangan, jangan liar,” kata Koordinator Nasional Relawan Amin 2024, Ricky Valentino dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

Ricky Valentino berpendapat, manuver yang dilakukan Sudirman Said dalam menjalin komunikasi dengan pihak lawan serta ikut campur tentang dapur partai pengusung Amin merupakan tindakan tidak etis.

Sudirman selaku co-captain Timnas Amin harusnya fokus bekerja untuk pemenangan Amin, dengan menggerakkan mesin dan organ-organ relawan yang tersebar seluruh Indonesia. Jangan malah sibuk dengan urusan yang tidak penting.

Ricky mengatakan, komunikasi politik itu nanti dilakukan setelah hasil resmi KPU putaran pertama keluar dan dalam sebuah pertandingan pelatih kepala (head coach) adalah penentu setiap pertandingan.

Kapten Timnas Amin, Muhammad Syaugi Alaydrus menegaskan, adanya pemberitaan mengenai perbedaan pendapat antara Sudirman Said dan Ahmad Ali adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi.

“Punya pandangan yang berbeda itu adalah sesuatu yang wajar, itulah bentuk demokrasi dalam berorganisasi,” ujar Syaugi di Jakarta, Sabtu (30/12/2023) dikutip Antara.

Dia menjelaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan pendapat, tujuan utama para anggota timnas Amin tetap sama, yaitu untuk memenangkan paslon nomor urut 1 dalam Pilpres 2024.

Syaugi juga menilai bahwa organisasi yang dipimpinnya terus berkembang dan berdinamika, dengan jumlah personel mencapai 2.000 orang. “Timnas ini setiap hari bertambah, sekarang sudah memiliki 2.000 anggota,” tambahnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.