Koma.id – Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, memberikan tanggapan terhadap penetapan status tersangka terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Firli Bahuri, terkait dugaan pemerasan. Tanggapan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum SYL, Djamaluddin Koedoeboen, yang menegaskan sikap SYL adalah menghormati proses hukum yang tengah berlangsung di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.
.

“Tadi saya ini tanyakan ke beliau, kata beliau, ‘Pak Djamal, kita menghargai dan menghormati proses yang sedang berjalan. Itu kewenangan teman-teman penyidik, jadi harus kita hormati’,”ujar Djamaluddin, Kamis (30/11/2023).

Selanjutnya, SYL menyerahkan proses hukum Firli kepada penyidik. Ia meyakini bahwa para penyidik memiliki tingkat profesionalisme dan kompetensi yang patut dihormati.

“Beliau (SYL) menghormati apa yang menjadi kerja keras dari teman-teman penyidik di Polda Metro Jaya maupun di Bareskrim Mabes Polri, (SYL) memberikan pandangan seperti itu tadi terkait (penetapan Firli sebagai tersangka) itu,” jelas Djamaluddin.