Koma.id – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan tanggapan terkait permintaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar ibu kota tetap berada di Jakarta dan tidak dipindahkan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan. Meskipun tidak memberikan jawaban tegas terkait permintaan tersebut, Anies menyoroti pentingnya pertumbuhan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia.
Anies menyatakan kekhawatirannya bahwa fokus pembangunan hanya pada satu titik dapat mengakibatkan ketimpangan di berbagai daerah.
Sementara itu, Capres Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Sulawesi Selatan dalam rangka menghadiri pelantikan Tim Pemenangan Daerah Kabupaten/Kota. Dalam pidatonya, Ganjar mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya semangat reformasi dan pengorbanan dalam upaya menciptakan Indonesia sejahtera dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
Di sisi lain, Capres Prabowo Subianto kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah dengan meresmikan 12 titik air di beberapa kecamatan di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Peresmian tersebut melibatkan 5 kecamatan, yaitu Pegantenan, Palengaan, Batumarmar, Waru, dan Pasean.
Belasan titik air yang diresmikan oleh Prabowo diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat. Dengan kegiatan ini, Prabowo terus mengukuhkan citranya sebagai pemimpin yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil.
Situasi politik yang semakin memanas menjelang pemilihan presiden memunculkan perbedaan pandangan antara calon-calon presiden, namun juga menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.







