KOMA.ID – Alfyera Alvionita, pemilik tokoh kecantikan My Beauty Store terpukul mengetahui temannya sendiri, Fuja Fauziah menggelapkan uang perusahaan hingga Rp1,3 miliar. Bahkan uang-uang tersebut digunakan kepala toko My Beauty Store tersebut untuk kegiatan foya-foya dan flexing di Bali. Semua kegiatan hedon Fuja diunggahnya di akun Instagram @fujjafz.

“Kehedonan dia yang dipamerkan menjadi pertanyaan semua orang terdekat saya, kok bisa dia seperti itu?,” tulis Alfyera dalam akun Instagramnya @alfyeraalvionita15, Senin (6/11).

Awalnya ia tak begitu paham dengan situasi di tokonya. Hal ini karena dirinya mengaku sangat percaya dengan sahabat karibnya itu untuk menjadi kepala toko.

“2 bulan sekali ke Bali, belanja barang branded dengan mudah, memamerkan semua yang dia beli, menginap di hotel bintang 5 Jakarta yang sangat sering, dan bisa membeli barang-barang yang dia inginkan, royal kepada orang terdekatnya, sampe dia mampu beli Mobil Brio CASH,” terangnya.

Namun dengan melihat aktivitas Fuja di Bali melalui Instagramnya, ia pun akhirnya mulai bertanya-tanya dan melakukan pengecekan langsung.

“Awalnya saya tidak curiga sama sekali karena dia selalu cerita dia mempunya pacar yang sangat royal dan memiliki bapak sambung yang sangat baik, bisa menafkahi kehedonan hidup dia dan keluarganya,” jelas Alfyera.

Ia mengakui bahwa kesalahan terbesarnya saat ini adalah memercayakan seseorang untuk mengurus toko hingga keuangan inti kepada orang yang tidak memiliki spesifikasi mumpuni, hanya karena faktor kedekatan saja sehingga ia pun percaya terhadap sosok tersebut.

“Fuja adalah manager toko, semua data keuangan maupun pembelian Fuja yang menangani. Fuja juga admin yang memegang pembelian grosir. Kepercayaan penuh saya serahkan ke Fuja. Karena Fuja adalah orang yang saya percaya dari awal saya hire dia, Fuja adalah teman saya, jadi sangat tidak mungkin apabila ia menusuk saya dari belakang,” tuturnya.

Selama 2 (dua) tahun terakhir ini, ia sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi pada toko kecantikannya itu. Hingga akhirnya setelah mendapatkan semua data, mulai dari CCTV hingga cetakan rekening koran sahabatnya itu, barulah ia tercengang ternyata selama ini duit perusahaan dikorupsi oleh orang kepercayaannya sendiri.

“Tetapi ada fakta dan kenyataan yang harus saya sadar. Dia sudah menggelapkan dana sebesar Rp1.3 M selama 2 tahun lamanya, data yang sudah kami ambil dari cash-flow mutasi rekening koran dari 2022 sampai 2023 sangat mengejutkan Fuja sampai bisa seperti itu, sedangkan untuk cash yang sudah dimakan oleh Fuja kita tidak bisa cari bukti kuat sudah berapa banyak,” tukasnya.

Modus penggelapan dana yang dilakukan Fuja adalah dengan memanipulasi data stok barang dan transaksi, kemudian ia mengambil aset toko yang dijual dengan modal yang tidak disetorkan ke pembukuan perusahaan.

Bagi Alfyera, ini adalah pelajaran yang sangat berharga baginya. Agar ke depan jangan sampai mempercayakan sesuatu apalagi aset kepada orang yang benar-benar tidak memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk meng-handle-nya. Sebab, apa yang ia alami sudah sangat menyakitkan, dimana sahabatnya itu terbukti melakukan korupsi hingga miliaran rupiah.

“Ini khususnya jadi pelajaran berharga untuk saya dan seluruh owner-owner yang sedang merintis usaha, untuk selalu memperhatikan bisnisnya. Jangan terlalu terlena oleh karyawan kepercayaannya apalagi yang sudah lama bekerja, karena kebanyakan tidak semua tapi kebanyakan orang terpercayalah yang memiliki akses yang tidak dimiliki karyawan lainnya,” tuturnya.