Koma.id – Gerakan peopel power yang diinisiasi oleh Amien Rais dan dikomandari oleh Mudrick Sangidu di Surakarta, ternyata hanya diikuti tidak lebih dari seratus orang.
“Jangankan mewakili rakyat Indonesia, mewakili RI di Surakkarta aja enggak, hanya seratus orang,” kata Rudi S Kamri di kanal YouTube Kanal Anak Bangsa dikutip Koma.id, Jumat (14/7/2023).
Kata Rudi, gembar-gembor yang disampaikan oleh Amien Rais dan teman-temannya tersebut dapat dikatakan zonk alias tidak terbukti apa-apa.
“Mungkin karena dianggap gagal di Solo, mereka rombongan ke Jakarta, kembali mereka mengadakan pertunjukan dagelan Mataram ala Amien Rais,” kata Rudi.
Rudi pun merasa heran dengan manuver politik yang kerap dilakukan Amien Rais. Padahal, kata dia, semua menuvernya tidak memengaruhi situasi apapun.
DPR Dukung Usia Pensiun Polisi 60 Tahun
“Saya tidak tahu untuk apa mbah Amien Rais yang sudah sepuh mebuat ulah, kegaduhan yang tidak perlu. Apakah dampaknya bagi perpolitikan nasional? Sama sekali tidak ada,” kata dia lagi.
“Mereka hanya dianggap angin lalu saja. Tidak ada satupun partai yang meng-endorse, DPR/MPR, DPD juga tidak ada. Jadi kasihan sebetulnya kita dengan Amien Rais dan kawan-kawan,” tukasnya.













