Koma.id – Tiga petugas Avsec Bandara Soekarno-Hatta dipecat usai kedapatan mengawal plus mencium tangan seorang Habib Bahar bin Smith. Pegiat Media Sosial Rudi S Kamri angkat suara. Ia menilai tiga petugas Avsec Bandara Soetta tersebut layak dipecat.
“Korban barunya yang menjadi ulah Bahar bin Smith adalah tia orang avsec Soetta, karena menjemput Bahar Smith mereka dipecat, dan menurut saya tiga orang ini layak dipecat,”
Rudi menyinggung beberapa alasan yang mendasarinya mengatakan bahwa tiga orang tersebut layak dipecat.
Pertama, ia berpacu pada keterangan Angkasa Pura II yang menyebut ketiga Avsec tersebut meninggalkan pos mereka untuk mengawal Habib Bahar.
“Sesuai dengan penjelasan dari pimpinan angkasa pura II bahwa mereka meningglakan tempat kerjanya untuk menjemput Bahar bin Smith. Bahar bin Smith ini siapa dijemput? Pejabat bukan, bingung saya,” ungkapnya.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Rudi mengungkapkan tak ada tupoksi dari seorang Avsec untuk menjemput seseorang di bandara.
“Avsec tidak punya tupoksi untuk menjemput siapapun,” ungkapnya.
Sebelumnya, Habib Bahar mengaku kecewa dengan keputusan pemecatan 3 petugas Avsec yang kedapatan menahannya. Menurutnya apa yang diterima oleh ketiga orang tersebut sangat berlebihan karena menurutnya itu hanya spontanitas terhadap public figure yang kebetulan dirinya seorang ulama.
Ia pun menegaskan tak pernah sekalipun minta diberikan pengawalan bahkan dari murid-muridnya.
“Dalam prespektif saya, saya tidak pernah meminta untuk dikawal. Baik dikawal murid, Avsec, atau siapa pun,” ujarnya saat tampil di kanal Youtube Refly Harun.
“Saya punya pengawal satu, dzat Yang Maha Menghancurkan Namrudz, Firaun, dan Qorun, yakni Allah SWT,” jelasnya.













