Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Zulfan Lindan Buka Suara: Anies Sulit Jadi Presiden, Cocoknya Jadi…

Views
×

Zulfan Lindan Buka Suara: Anies Sulit Jadi Presiden, Cocoknya Jadi…

Sebarkan artikel ini
Zulfan Lindan Buka Suara: Anies Sulit Jadi Presiden, Cocoknya Jadi…

Koma.id Politisi senior Zulfan Lindan menerangka bahwa seorang pejabat harus mau menerima kritik terutama pejabat publik seperti gubernur. Hal ini diungkapkan Zulfan menanggapi kinerja Anies selama menjabat.

“Orang kan harus mau dikritik kalau menjabat ya apalagi pejabat publik seperti gubernur, itu pasti kan rakyat mengkritik dan merasakan apa misalnya yang dia rasakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Zulfan di kanal YouTube CokroTV yang dilihat Koma.id Jumat (23/2/2023).

Silakan gulirkan ke bawah

Zulfan pun juga menyoroti maslah kemacetan di Jakarta yang menurutnya tak kunjung selesai hingga saat ini. Ia pun membandingnya dengan kemacetan di China yang jumlah pendudukan mencapai 1,5 miliar orang.

“Misal kemacetan, ini enggak ada jalan keluar bagaimana mengatasinya. Kalau kita bilang susah ya gak susahlah. China 1,5 miliar (penduduk) itu sebentar aja kita lihat macet memang betul-betul makan siang kalau di Beijing atau Shianghai,” jelas dia.

“Tapi setelah itu kan enggak macet, kita ini dari pagi sampai sore macet terus, bagaimana upayanya? Jalan rusak, jalan berlubang, enggak ada upaya-upaya perbaikan,” tambah Zulfan.

Menurut Zulfan permasalah tersebut bukan persoalanya pada tingkat staf untuk menuntuskan berbagai persoalan di Jakarta. Ia kemudian mencontohkan bagaimana cara Jokowi bekerja secara detail dalam mengurai masalah.

“Nah kita enggak bisa mengatakan ini problemnya ada pada staf atau anak buah tapi kita kan yang harus kontrol. Saya baru liat tadi di video misalnya, Pak Jokowi menelpon menteri kesehatan, ‘ini kenapa antibiotik ini enggak ada, obat ini enggak ada’, langsung menteri kesehatan dia keliling apotik, kenapa ini enggak ada, problemnya apa?,” tegas dia.

Zulfan bilang, pemimpin itu memang perlu mengetahui persoalan-persoalan detail yang ada di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya duduk menjadi pemimpin salon. Kata dia, harus tetap turun juga untuk mengetahui suasana situasi yang susungguhnya.

“Nah tipe ini memang bukan tipe Anies. Makanya saya bilang itu, tipe dia memang kalau bikin konsep, mengajar (di) universitas, jadi rektor mungkin itu cocoklah tapi kalau untuk menjadi pemimpin publik seperti gubernur, presiden, agak sulit,” tukasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.