Koma.id– Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Ariandi Putra, menginformasikan pihaknya menemukan postingan di Deep Web pada forum breached.to oleh Threat Actor Bjorka yang memberikan 40 record sampel data. Kemudian, menjual data tersebut seharga USD100 ribu dalam bentuk bitcoin.
Bjorka mengklaim memiliki 3.250.144.777 dengan ukuran sebesar 157 GB. Adapun isinya berupa data berupa data vaksinasi, data history check-in dan data kontak tracing history data pengguna aplikasi PeduliLindungi.
“Threat Actor mengklaim mempunyai 3,250,144,777 dengan ukuran sebesar 157 GB dengan data berupa data vaksinasi, data history check-in dan data kontak tracing history data pengguna aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/11/2022).
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
Ariandi menyebut pihaknya masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam PeduliLindungi. Seperti, Kemenkes, Kemenkominfo dan PT. Telkom untuk melakukan validasi data dan investigasi.
“BSSN, Kemenkes, Kemenkominfo dan PT. Telkom melakukan koordinasi dan kemudian melakukan validasi data serta investigasi dalam rangka memastikan dugaan kebocoran data pengguna aplikasi PeduliLindungi,” pungkasnya.












