Koma.id – Polemik Baim Wong mendaftarkan merek Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), turut disoroti Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, tidak bisa main klaim soal “Citayam Fashion Week” (CFW) karena itu diciptakan oleh para remaja di ruang publik.
Menhan Sjafrie: Masyarakat Harus Gotong Royong Tangani Karhutla, Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah
“Sekarang tidak bisa main klaim-klaim. Jadi, kita jangan klaim, itu milik semua, milik anak-anak, itu ruang publik milik warga,” kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Senin (25/7/2022).
Bahkan CFW yang diadakan di jalan raya yang berada di jantung kota Jakarta itu dapat diikuti siapa saja, baik WNI maupun warga asing dengan catatan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan.
Riza juga meminta para peragawati atau model berpengalaman dan perancang busana ikut membimbing dan membagikan ilmuny kepada para remaja di CFW.
“Yang elit-elit yang punya kelebihan rezeki, kelebihan ilmu dibagi buat adik-adik. Yang punya ilmu bagaimana yang baik melakukan ‘fashion show’, bagaimana mendesain yang baik, ayo dong ilmunya diturunkan,” ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM, perusahaan yang didirikan selebriti Baim Wong, PT Tiger Wong Entertainment mendaftarkan Citayam Fashion Week (CFW) pada 20 Juli 2022.
Berdasarkan penelusuran di PDKI, saat ini status masih dalam proses dengan nomor pendaftaran JID-2022052181.
Adapun kode kelas di PDKI adalah 41 dengan jenis barang/jasa yakni peragaan busana, layanan hiburan yaitu menyediakan podcast di bidang mode, layanan pelaporan berita di bidang fesyen.














