Koma.id– Mayat Imam Masykur ternyata dibuang ke dalam sebuah waduk di kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Hal itu dilakukan diculik oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Yakni Praka Riswandi Manik (RM), seorang anggota Paspampres, serta dua rekan seprofesinya, yaitu Praka HS, yang merupakan anggota Direktorat Topografi TNI AD, dan Praka J, yang juga seorang anggota TNI di Kodam Iskandar Muda.
Menurut keterangan resmi dari Danpomdam Jaya, Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar, mayat Imam Masykur ditemukan terhanyut di sungai daerah Karawang.
MK Cabut Pasal Penghinaan Lembaga Negara
“Dia dibuang di waduk di jembatan waduk Purwakarta. Kemudian hanyut, tanggal 15 Agustus ketemu di sungai di daerah Karawang,” kata Irsyad dikutip Selasa (29/8/2023).
Kasus ini bermula saat Praka Riswandi Manik bersama dua rekannya mengaku sebagai anggota kepolisian dan menculik Imam Masykur. Setelah berhasil menangkap korban, mereka melakukan penyiksaan terhadapnya dan kemudian memeras uang sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban sebagai tebusan agar korban dibebaskan.
Kasus ini tengah ramai menjadi sorotan karena melibatkan anggota Paspampres dan TNI, yang seharusnya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
PN Jaksel Tolak Praperadilan IV Roy Suryo








