Koma.id — Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di jalan nasional lintas Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25/12).
Aksi itu sempat memicu gangguan lalu lintas dan ketegangan antara massa dan aparat.
Komisi III Soroti Soal Penyelundupan 1,16 Ton Narkoba dan Singgung Seruan Ganyang Malaysia
Pembubaran dipimpin langsung oleh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran. Ia mengatakan bahwa satu orang dari kelompok tersebut berhasil diamankan karena membawa sepucuk senjata api jenis pistol dan senjata tajam rencong.
Sinergi TNI-Polri: Bersama Panglima TNI, Kapolri Terima Kehormatan sebagai Warga Korpasgat TNI AU
“Saat ini, TNI membubarkan kelompok pembawa bendera GAM yang melakukan aksi di tengah jalan. Seorang pria yang membawa senjata api pistol dan rencong berhasil diamankan,” ujar Kolonel Ali Imran.
Situasi dan Pembubaran Aksi
DPR Kebut Pembahasan RUU Perampasan Aset
Sebelumnya, ratusan warga melakukan konvoi di pusat Kota Lhokseumawe, sambil membawa bendera Bulan Bintang dan meneriakkan yel-yel di sepanjang jalan protokol. Aksi tersebut sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut terganggu sebelum aparat turun tangan.
Dalam penanganan tersebut, TNI melakukan pendekatan persuasif tanpa penggunaan kekerasan, sehingga massa pada akhirnya menyerahkan spanduk dan atribut mereka secara sukarela dan bubar dengan tertib. Aparat juga mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar dalam langkah pembubaran aksi.
Penahanan dan Barang Bukti
Pria yang diamankan tersebut diduga sebagai provokator, karena sempat mengarahkan kelompok untuk berbuat anarkis. Aktualisasi dari pemeriksaan menunjukkan bahwa tas yang dibawa warga itu berisi pistol jenis Colt M1911 dan beberapa butir amunisi serta satu rencong.
Dilaporkan bahwa saat petugas mendekat, yang bersangkutan mencoba melarikan diri. Namun warga setempat membantu menahannya sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang turut hadir di lokasi.













