Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
KesehatanNasional

Puji Parpol yang Setujui Pengesahan RUU Kesehatan, Pegiat Medsos : Dukung Pemberantasan Mafia Kesehatan

×

Puji Parpol yang Setujui Pengesahan RUU Kesehatan, Pegiat Medsos : Dukung Pemberantasan Mafia Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Puji Parpol yang Setujui Pengesahan RUU Kesehatan, Pegiat Medsos : Dukung Pemberantasan Mafia Kesehatan

Koma.id – DPR resmi mengesahkan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Kesehatan (RUU) menjadi Undang-Undang. Hal ini diapresiasi John Sitorus.

“Partai yang setuju, adalah partai yang pro pemberantasan mafia kesehatan, seperti PAN misalnya” kata Pegiat Media Sosial itu, Rabu (12/7/2023).

Silakan gulirkan ke bawah

Meski banyak ditentang oleh masyarakat sipil, termasuk organisasi profesi, John menilai pengesahan UU ini langkah maju. Bahkan regulasi ini bisa mengubah banyak hal. Misalnya saja pemerataan dokter dan dokter spesialis.

“Indonesia bisa mengatasi kekurangan dokter spesialis karena selama ini aturannya terlalu rumit lewat Organisasi Profesi,” jelasnya.

Ia juga menyinggung proses penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) yang akan lebih sederhana setelah disahkannya RUU tersebut.

“Tak hanya itu, penerbitan STR juga lebih sederhana tanpa berbelit-belit dan berlaku seumur hidup dengan kualitas yang terjaga,” jelasnya.

“Lewat UU kesehatan ini, Nakes juga terhindar dari kriminalisasi, pelecehan dan perundungan seperti yang biasa terjadi,” tambahnya.

Ia menegaskan, Nakes butuh perlindungan hukum yang pasti. Kemudian UU ini mengakomodirnya.

Ia pun mengapresiasi partai politik yang menyetujui RUU Kesehatan. Baginya PAN adalah sebuah kemajuan Industri dan pelayanan kesehatan Indonesia. Apalagi PAN adalah salah satu partai yang memiliki banyak kader intelektual, seperti cendikiawan bidang kesehatan dan medis dari golongan Muhammadiyah.

“Hubungan PAN dan Muhammadiyah sudah begitu melekat sejak dulu,” ucapnya.

Sehingga peranan PAN di Parlemen, kata dia memiliki banyak pengaruh positif. Seperti menyetujui UU Kesehatan yang bermanfaat bagi Muhammadiyah.

“Ini simbiosis mutualisme yang menguntungkan, parpol tak sekadar urusan politik,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.