Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Minta Kereta Api Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

×

Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Minta Kereta Api Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Prabowo Resmikan Stasiun Semarang Tawang
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat meresmikan Stasiun Semarang Tawang pada hari Kamis, 30 Juli 2026.

KOMA.ID, SEMARANGPresiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa sektor perkeretaapian memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperluas akses transportasi masyarakat, hingga memperkuat sektor pariwisata nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan kereta api merupakan moda transportasi yang memiliki nilai strategis karena mampu melayani mobilitas masyarakat sekaligus menunjang distribusi logistik dengan biaya yang lebih efisien.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Kepala Negara, keberadaan kereta api juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pemerataan pembangunan ekonomi, khususnya bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Kereta api memiliki peran strategis sebagai moda transportasi dan logistik yang ekonomis sekaligus instrumen pemerataan ekonomi,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menilai, di tengah perkembangan zaman dan modernisasi transportasi, kereta api tetap menjadi pilihan yang sangat penting, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Karena itu, Prabowo mengingatkan agar penyelenggaraan layanan kereta api tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis. Menurutnya, sebagai layanan publik, transportasi kereta api harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah-wilayah yang belum berkembang.

“Kereta api tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan. Sebagai bagian dari pelayanan publik, kereta api harus dikelola secara efisien sekaligus tetap menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kota-kota kecil,” tegasnya.

Presiden juga meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyusun strategi pengembangan layanan secara komprehensif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Namun demikian, modernisasi tersebut harus tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Presiden memberikan apresiasi atas revitalisasi Stasiun Semarang Tawang yang dinilainya tidak hanya meningkatkan kualitas layanan transportasi, tetapi juga menjadi upaya menjaga nilai sejarah dan warisan budaya bangsa.

Menurutnya, revitalisasi stasiun bersejarah tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat wajah Indonesia sebagai negara yang modern tanpa meninggalkan identitas sejarahnya.

“Revitalisasi ini menjadi langkah strategis untuk melestarikan warisan sejarah, sekaligus memperkuat transformasi Indonesia menjadi negara yang indah dan lestari,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa sektor perkeretaapian akan menjadi salah satu tulang punggung pembangunan transportasi nasional pada masa mendatang. Pemerintah, kata dia, juga akan terus mendorong pengembangan transportasi berbasis listrik sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional.

Dengan penguatan infrastruktur dan modernisasi layanan kereta api, Presiden berharap sistem transportasi nasional semakin efisien, ramah lingkungan, serta mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian di berbagai daerah di Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.