Koma.id, Jakarta – Berbagai elemem merespons kenaikan PPN 12 Persen dan mengancam akan melakukan aksi demo di beberapa daerah.
Diantaranya Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12 persen.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
Koordinator Wilayah (Korwil) Kalteng BEM-SI, David Benedictus Situmorang meminta pemerintah pusat, terutama Presiden Prabowo Subianto untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut. Hal tersebut lantaran kenaikan PPN 12 persen tersebut akan sangat berdampak negatif bagi masyarakat Indonesia.
Hal sama juga disampaikan KM Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang juga berencana menggelar aksi demo. Dalam hal ini, BEM Unnes menolak adanya kenaikan kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 2025. Aksi demo penolakan kenaikan PPN 12 persen ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang memperburuk keadaan rakyat.














