Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ragam

PFI Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

×

PFI Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini
Img 20260908 Wa0011
Lima wartawan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Foto / Istimewa)

KOMA.ID, JAKARTA — Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat memperkuat koordinasi dengan PFI Jakarta dan PFI Tangerang untuk mendukung operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Koordinasi tersebut dilakukan bersama tim SAR gabungan dan sejumlah otoritas terkait guna mempercepat proses pencarian serta memastikan seluruh jurnalis yang berada di dalam kapal dapat segera ditemukan.

Silakan gulirkan ke bawah
Baca juga:
Speedboat Bawa Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Lima Orang Dievakuasi

Berdasarkan laporan kronologi Basarnas, rombongan lima jurnalis tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kontak terakhir dengan rombongan tercatat pada pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir melalui fitur share location kepada rekan anggota PFI, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung.

Lokasi yang dibagikan berada di wilayah perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, komunikasi dengan rombongan dilaporkan terputus. Basarnas mencatat rombongan tersebut hilang kontak sepenuhnya pada sekitar pukul 18.13 WIB.

Kelima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

PFI Pusat menyatakan seluruh jajaran organisasi dikerahkan untuk membantu kelancaran pencarian. Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat komunikasi antara kepengurusan PFI di tiga wilayah dan tim SAR yang berada di lapangan.

Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo mengatakan keselamatan para jurnalis dan kru kapal menjadi prioritas utama organisasi di tengah berlangsungnya operasi pencarian.

“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” ujar Dwi Pambudo dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).

Dwi juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Basarnas dan Ditpolairud Polda Banten yang melakukan pencarian di tengah kondisi perairan yang dinilai cukup sulit.

Menurutnya, operasi pencarian menghadapi tantangan berupa paparan abu vulkanik serta kondisi gelombang di kawasan Selat Sunda.

“Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak,” katanya.

Dwi berharap kelima jurnalis yang hilang kontak dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” ujarnya.

PFI Imbau Jurnalis Patuhi Radius Aman

Selain mendukung operasi pencarian, PFI Pusat mengingatkan para pewarta foto dan kru media yang masih menjalankan tugas peliputan di sekitar kawasan terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau agar mengutamakan keselamatan.

PFI meminta jurnalis mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi di sekitar Selat Sunda masih dinamis, khususnya akibat paparan abu vulkanik dan kondisi perairan.

PFI juga meminta seluruh anggotanya tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait perkembangan pencarian.

Organisasi tersebut mengimbau anggota untuk menyaring setiap informasi yang diterima guna menjaga kondisi psikologis keluarga para jurnalis yang hingga kini masih menunggu kabar.

PFI Pusat turut mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk memanjatkan doa agar kelima jurnalis serta kru kapal yang berada dalam manifes dapat segera ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.