Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Peristiwa 14 Oktober: Kelahiran Jenderal Hoegeng, KS Tubun, hingga Pelantikan Hosni Mubarak

×

Peristiwa 14 Oktober: Kelahiran Jenderal Hoegeng, KS Tubun, hingga Pelantikan Hosni Mubarak

Sebarkan artikel ini
Hoegeng Imam Santoso Kapolri Polisi

Koma.id | Jakarta – Tanggal 14 Oktober mencatat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Indonesia maupun dunia. Di Indonesia, tanggal ini dikenang sebagai hari kelahiran dua tokoh nasional, yakni mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso dan Pahlawan Revolusi Karel Satsuit (KS) Tubun.

Selain itu, 14 Oktober juga menjadi bagian dari sejarah dunia melalui pendudukan Kota Guangzhou oleh pasukan Komunis Tiongkok pada 1949 serta pelantikan Hosni Mubarak sebagai Presiden Mesir pada 1981.

Silakan gulirkan ke bawah

Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi pada 14 Oktober:

Hoegeng Lahir, Sosok Kapolri yang Dikenal Jujur

Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso lahir pada 14 Oktober 1921. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh kepolisian paling berintegritas dalam sejarah Indonesia.

Hoegeng menjabat sebagai Kapolri kelima pada periode 1968 hingga 1971. Selama masa pengabdiannya, ia dikenal tegas dalam menegakkan hukum dan menolak berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.

Nama Hoegeng hingga kini identik dengan keteladanan, kejujuran, dan integritas. Setelah pensiun dari kepolisian, ia juga dikenal sebagai salah satu penandatangan Petisi 50 yang mengkritisi praktik politik pada masa pemerintahan Orde Baru.

Hoegeng meninggal dunia pada 14 Juli 2004 dalam usia 82 tahun.

Pasukan Komunis Tiongkok Kuasai Guangzhou

Pada 14 Oktober 1949, pasukan Partai Komunis Tiongkok berhasil menduduki Kota Guangzhou atau Kanton, salah satu kota terbesar di Provinsi Guangdong.

Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam Perang Saudara Tiongkok yang mempertemukan pasukan Komunis dengan pemerintah Republik Tiongkok yang dipimpin Kuomintang (KMT).

Pendudukan Guangzhou memperkuat posisi Partai Komunis Tiongkok menjelang berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Konflik tersebut kemudian berakhir dengan terbentuknya dua pemerintahan yang terpisah, yakni Republik Rakyat Tiongkok di daratan Tiongkok dan Republik Tiongkok di Taiwan.

Hosni Mubarak Resmi Menjadi Presiden Mesir

Peristiwa penting lainnya terjadi pada 14 Oktober 1981 ketika Hosni Mubarak resmi dilantik sebagai Presiden Mesir menggantikan Anwar Sadat yang tewas dalam serangan kelompok militan delapan hari sebelumnya.

Sebelum menjadi presiden, Mubarak menjabat sebagai Wakil Presiden Mesir sejak 1975 dan memiliki latar belakang militer sebagai perwira Angkatan Udara Mesir.

Ia kemudian memimpin Mesir selama hampir tiga dekade sebelum akhirnya mengundurkan diri pada Februari 2011 setelah gelombang demonstrasi besar dalam gerakan Arab Spring.

Lahirnya Pahlawan Revolusi KS Tubun

Tanggal 14 Oktober juga menjadi hari kelahiran Karel Satsuit Tubun atau yang lebih dikenal sebagai KS Tubun. Tokoh kepolisian ini lahir pada 14 Oktober 1928.

KS Tubun merupakan anggota Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas sebagai pengawal Wakil Perdana Menteri Johannes Leimena. Ia gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 saat berupaya menjalankan tugas pengamanan.

Atas jasa dan pengorbanannya, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Revolusi kepada KS Tubun. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.

Nama KS Tubun hingga kini diabadikan sebagai nama jalan utama di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.