Koma.id– Isu beras oplosan yang merebak sejak Juli 2025 telah menimbulkan keresahan di kalangan pedagang dan konsumen. Di Pasar Induk Beras Cipinang, aktivitas jual beli tetap berjalan, namun mengalami penurunan pembeli yang signifikan.
Ci Afong, salah seorang pedagang di pasar tersebut, mengaku pembeli berkurang drastis. Sementara itu, Zulkifli, Kepala Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang, mengungkapkan penjualan turun hingga 80% sejak isu ini merebak. Beberapa toko bahkan memilih tutup sementara karena kekhawatiran terhadap dampak isu tersebut.
Sementara itu Satgas Pangan Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan beras oplosan. Ketiganya adalah, Karyawan Gunarso (KG) Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, RL Direktur Operasional PT FS dan RP Kepala Seksi Quality Control PT FS.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
Penyidik menemukan bukti bahwa ketiganya diduga sengaja menurunkan kualitas beras, namun tetap mencantumkan label beras premium pada kemasan.








