Koma.id – Menjelang momen satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober mendatang, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Pengemudi Online Indonesia (FSPPOI), Kemed, mengimbau seluruh pengemudi ojek online (ojol) untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan fokus mencari rezeki halal di tengah dinamika politik yang semakin cepat.
Kemed menilai, dalam setiap momentum politik selalu ada dua kelompok yang muncul, yakni mereka yang benar-benar ingin menyampaikan aspirasi dengan tulus, dan mereka yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan politik.
“Besok itu kan ada dua instrumen yang kalau saya mapping ya, satu yang benar-benar menyampaikan aspirasinya, kedua mereka yang mempolitisasi momen,” ujar Kemed.
Ia menyebut, tanggal 20 Oktober menjadi salah satu momen yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membangun narasi negatif terhadap pemerintah.
“Di tanggal 20 Oktober ini kan ada momen satu tahun. Nah, tiap-tiap yang mungkin punya kepentingan politik, dia ingin menjadikannya momen untuk membangun narasi bahwa pemerintah tidak berjalan sebagaimana mestinya, Prabowo tidak sesuai harapan, dan segala macam,” jelasnya.
Namun demikian, Kemed tetap menghargai kelompok masyarakat yang kritis terhadap pemerintahan, selama dilakukan dengan niat baik dan tanpa kepentingan tersembunyi.
“Ada juga kelompok yang benar-benar mereka kritis, mengkritisi pemerintahan Pak Prabowo dengan hati, bahwa tidak ada niatan untuk kepentingan yang lain,” tambahnya.
Meski begitu, ia mengaku khawatir bila para pengemudi ojol ikut turun ke jalan dalam momentum tersebut. Menurutnya, potensi penyusupan atau provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab cukup tinggi.
“Cuma kalau saya pribadi dan teman-teman agak riskan juga kalau tanggal 20 turun. Saya kelihatannya takut juga ada penunggang aksi. Takut kejadian seperti di bulan Agustus, tiba-tiba ada kelompok gak dikenal kemudian bikin kacau di mana-mana. Takutnya nanti kalau kita turun di tanggal 20 tuh rawan lah kalau bahasa kita,” ujarnya.
Kemed pun menegaskan bahwa tugas utama pengemudi ojol adalah mencari nafkah dan membantu masyarakat lewat layanan transportasi yang aman dan tertib. Ia berharap seluruh pengemudi online bisa menjaga kondusivitas, tidak terprovokasi isu politik, dan tetap fokus pada penghidupan yang halal serta damai.








