Koma.id– Amerika Serikat menyebut aksi pembakaran Al Quran di Swedia pada hari pertama perayaan Idul Adha adalah perbuatan sangat kurang ajar alias biadab.
“Kami telah mengatakan berulang-ulang bahwa membakar kitab suci adalah kurang ajar dan menyakitkan, dan apa yang mungkin legal bukan berarti sesuai,” kata juru bicara Deputi Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel dikutip dari Antara.
Kejadian itu terjadi di depan Masjid Stockholm Medborgarplatsen, di mana Monika pertama kali melemparkan Al Quran ke tanah sebelum membakarnya dan menghina Islam.
Parahnya, tak hanya pembakaran, aksi dilanjutkan dengan menyeka sepatu.








