Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Kerukunan

×

MUI dan FKUB Sukoharjo Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Kerukunan

Sebarkan artikel ini
Mui Sukoharjo 1
Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, KH Abdullah Faisol.

KOMA.ID, SUKOHARJO – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukoharjo, Abdullah Faisal, bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukoharjo, Zainul Abbas, mengajak masyarakat menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan memelihara situasi keamanan serta ketertiban di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Abdullah Faisal menegaskan, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketenteraman lingkungan, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, ajaran agama harus tercermin dalam perilaku moderat serta sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Silakan gulirkan ke bawah

Ia menyebut prinsip tawasuth atau moderasi sebagai salah satu landasan penting dalam membangun kehidupan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Sudah menjadi keputusan kita bersama-sama untuk tawasuth, untuk menampilkan ajaran yang sangat moderat di Negara Kesatuan Republik Indonesia karena kita hidup secara damai dengan berbagai macam kelompok,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Zainul Abbas, mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan baik antarumat beragama. Ia menilai dinamika sosial serta berbagai informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara bijaksana agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu kerukunan.

Zainul juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tenteram. Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, menurutnya, harus disikapi secara proporsional dengan tetap mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedua tokoh tersebut menekankan bahwa perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai.

Melalui penguatan moderasi beragama, toleransi, dan sikap saling menghargai, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga persatuan sekaligus mempertahankan kondusivitas kehidupan sosial di Kabupaten Sukoharjo.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.