Koma.id | Tangerang – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang secara resmi mengukuhkan Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, sebagai Kampung Al-Qur’an. Langkah strategi ini diambil guna membentengi generasi muda, khususnya Generasi Z, dari dampak negatif era digital.
Peresmian kawasan tersebut dilakukan langsung oleh Pejabat (Pj) Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Agenda bersejarah ini juga mencakup jajaran Presidium dan Pengurus FSPP Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Ida Hubaedah, Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Al-Qurni, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Unsur Muspika Kecamatan Mauk, hingga ratusan warga setempat.
Program Kampung Al-Qur’an merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara FSPP Kabupaten Tangerang dan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Hj. Ida Hubaedah. Kegiatan ini menjadi kesinambungan dari aksi sosial setahun sebelumnya yang diisi dengan penyerahan wakaf 3.000 mushaf Al-Qur’an.
Konser Andrea Bocelli Dipersoalkan, Bachtiar Nasir Siapkan Konser Amal Lebih Besar untuk Palestina
Dalam Arahnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan apresiasi tinggi atas invasi FSPP Kabupaten Tangerang. Pemerintah Daerah berjanji komitmen penuh untuk mendukung inisiatif yang memperkuat nilai-nilai keagamaan di wilayah Tangerang.
“Kami sangat mendukung inisiatif ini untuk memperkuat identitas Tangerang sebagai wilayah yang religius, ” ujar Maesyal Rasyid. Sabtu (31/10).
Raffi Ahmad dan Willie Salim Dikecam Warganet Usai Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026
Kehadiran Kampung Al-Qur’an diproyeksikan menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah maraknya dominasi penggunaan gawai, media sosial, dan kecerdasan buatan. Melalui wadah ini, anak-anak dan remaja akan dibina dalam membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an secara terstruktur.
Rangkaian acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Kampung Al-Qur’an oleh Bupati Tangerang bersama para tokoh yang hadir. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemancangan pertama pembangunan Masjid dan Balai Warga di kawasan terpadu tersebut.
Fasilitas baru ini nantinya difungsikan sebagai pusat kajian keagamaan, pelatihan literasi Al-Qur’an, dan pusat kegiatan sosial masyarakat. Seluruh prosesi acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang, KH. Ues Al-Qurni.









