Koma.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan menghormati antar semua pihak.
“Untuk meminimalisasi problem-problem masyarakat demikian, maka kita hendaknya mari menjaga persatuan dan kesatuan dan saling menghormati antar semua pihak,” kata Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud, Senin (27/11/2023).
Soal Judol Tak Masuk RUU Perampasan Aset, Hari Purwanto: Ada Apa dengan Panja Judi Online?
Dia menjelaskan, masyarakat juga diharapkan agar tidak tersulut dengan berbagai upaya-upaya provokasi baik di media sosial.
Mutasi 3 Penyidik Polsek Beji, Polres Pasuruan: Pemeriksaan Harus Objektif dan Profesional
“Nah, kalau ada masalah-masalah, jangan sampai terpancing oleh provokasi-provokasi medsos yang mungkin kebenarannya belum tentu benar,” ujarnya.
“Jika ada medsos atau berita-berita apapun, maka bertabayunlah, klarifikasi dulu kalau ada apa saja,” tambah Marsudi lagi.
Apalagi, kata dia, Indonesia saat ini tengah memasuki tahapan kampanye pemilu 2024 yang di mana semua masyarakat akan memilih calon pemimpin dan calon wakil rakyatnya.
“Apalagi hari ini adalah menjelang kampanye pemilu, pemilihan umum memilih pemimpin kita dan wakil-wakil kita. mudah-mudahan semua pihak bangsa Indonesia, semuanya, kiai-kiai yang dipusat, tokoh-tokoh agama yang dipusat, tokoh-tokoh sosial di pusat sampai ke daerahnya masing-masing,” kata dia.
“kami harapkan dan kami imbau untuk tetap selalu menjaga keharmonisan satu sama lain dan menjaga kedamaianya, kenyamanan dalam hidup dan menjaga apa saja yang terjadi lebih baik dikomunikasikan bersama-sama karena baik di pusat sampai daerah sudah ada lembaga-lembaga yang untuk bisa duduk bersama,” tukasnya.













